SuaraJawaTengah.id - Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju terus menguat. Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dikabarkan akan diganti dengan menteri yang baru.
Anggota Komisi X DPR RI, A.S. Sukawijaya atau yang kerap disapa Yoyok Sukawi angkat bicara mengenai isu resfhuffle Kabinet Indonesia Maju belakang ini.
Apalagi salah satu menteri yang mendapat sorotan untuk direshuffle adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim yang selama ini menjadi mitra kerja Yoyok Sukawi di Komisi X DPR RI.
Isu terkait reshuffle Nadiem dari posisi Mendikbud menguat lantaran Kemendikbud baru saja mendapat tambahan tugas baru setelah Kementerian Riset dan Teknologi dilebur dalam kementerian yang dipimpin mantan pendiri Gojek ini.
“Isu reshuffle memang lagi ramai ini. Di media massa mau pun media sosial tengah ramai diperbincangkan, namun sekali lagi bahwa reshuffle kabinet itu hak prerogatif Presiden, yang penting dilakukan dengan tujuan untuk kepentingan rakyat,” kata Yoyok dalam keterangan tertulis, Senin (19/4/2021).
Menurut Legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini, para menteri Kabinet Indonesia Maju lebih baik fokus dalam bekerja melayani rakyat daripada memikirkan posisinya sebagai menteri. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, banyak pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan para menteri Presiden Jokowi.
“Kami di Komisi X berharap semua mitra kerja kami yakni Mas Nadiem di Kemendikbud, Mas Sandiaga Uno di Kemenparekraf dan Pak Zainudin Amali di Kemenpora tetap fokus bekerja melayani rakyat. Kabar terkait reshuffle jangan sampai mengganggu program-program dari kementerian untuk rakyat,” pungkas Yoyok Sukawi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis