SuaraJawaTengah.id - Dinas Kesehatan Kota Tegal menyiapkan tiga posko pemantauan dan pemeriksaan meski mudik lebaran kembali dilarang pada tahun ini. Pemudik yang tiba di Kota Bahari akan dilakukan tes swab.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Sri Primawati Indraswari mengatakan, pihaknya menyiapkan tiga posko mudik yakni di stasiun, terminal dan simpang Maya.
"Tiga posko tersebut salah satunya untuk antisipasi terjadinya kecelakaan. Di tiap posko, ada tiga petugas Dinas Kesehatan yang disiagakan," ujar Prima di Kota Tegal, Selasa (20/4/2021).
Menurut Prima, selain mengantisipasi kecelakaan, petugas di tiga posko tersebut juga nantinya akan melakukan rapid test antigen terhadap pemudik yang tiba di Kota Tegal untuk mengantisipasi penularan Covid-19.
"Rapid test antigen nanti dilakukan secara random. Tidak ada target sehari harus berapa, tapi nanti dilakukan rapid test antigen terhadap pemudik," ujarnya.
Prima mengatakan, antisipasi adanya warga yang tetap nekat mudik juga dilakukan dengan mengoptimalkan keberadaan Satgas Jogo Tonggo di tiap kelurahan.
Keberadaan dan peran Satgas Jogo Tonggo ini menurut dia penting dalam mencegah penyebaran Covid-19. Satgas harus memantau tiap warga yang baru datang dari luar kota.
"Jogo Tonggo harus memantau warga dari luar kota. Begitu ada gejala, nanti bisa dilaporkan ke puskesmas setempat, terus kita testing. Kalau positif nanti isolasi," kata Prima.
Menurut Prima, tempat isolasi bagi pemudik positif Covid-19 dipusatkan di rumah susun (rusun) Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat dan Gedung Olahraga (GOR) Tegal Selatan.
Baca Juga: Waspada Kucing-kucingan Pemudik, Kapolres Cilegon: Truk dan Box Dibongkar
Kedua tempat tersebut sudah sejak beberapa waktu lalu dijadian tempat isolasi terpusat bagi warga positif Covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala.
"Rusun dan GOR masih jadi tempat isolasi, termasuk nanti mengantisipasi mudik lebaran. Saat ini tingkat huniannya turun, karena jumlah kasus Covid-19 juga menurun," ucapnya.
Kontributor : F Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja
-
Hari Anak Nasional, SD di Temanggung Perangi Kecanduan Gadget Lewat Permainan Tradisional