SuaraJawaTengah.id - Tersangka dugaan penistaan agama yang tengah diburu Polri dan Interpol, Joseph Paul Zhang atau Shindy Paul Soerjomoelyono diketahui pernah bersekolah di SMAN 1 Tegal.
Teman-teman seangkatannya menyebut Joseph Paul Zhang mulai berubah dan melenceng pemikirannya sejak empat tahun yang lalu.
Ketua Ikatan Alumni SMA 1 Tegal (Ikasma) Tafakurrozak mengatakan, sosok Joseph Paul Zhang bukan termasuk siswa yang menonjol semasa bersekolah.
"Kalau menurut teman-teman seangkatannya dia biasa-biasa saja. Cuma mulai tahun 2017, dia mulai agak menyerang, dan punya kebencian terhadap Islam " kata Tafakurrozak saat dihubungi Suara.com, Rabu (21/4/2021).
Tafakurrozak mendapat informasi terkait sosok Joseph Paul Zhang tersebut dari teman-teman satu angkatannya ketika ada temu angkatan 93. Joseph sendiri tidak atif di organisasi alumni.
"Pokoknya semenjak lepas dari Tegal dia berubah 180 derajat, pemikirannya tidak lagi linier, bahkan teman seangkatan yang aktif di Rohis-nya Kristen bilang dia aneh, seperti orang stres," ujar Tafakurrozak.
Tafakurrozak yang merupakan angkatan 1989 menduga Joseph Paul Zhang terpengaruh dengan pemikiran di lingkungan pergaulannya sewaktu kuliah.
"Penyebabnya mungkin ikut pergaulan kelompok dia setelah keluar dari Tegal. Yang jelas menurut teman-temannya itu meresahkan, kok berubah pemikirannya orang ini. Teman-temannya malu," ucapnya.
Sebagai Ketua Ikasma, Tafakurrozak pun prihatin dengan pernyataan-pernyataan Joseph Paul Zhang yang menghina agama Islam dan mengaku sebagai nabi ke- 26.
Baca Juga: Sempat ke Hong Kong, Penista Agama Jozeph Paul Zhang Masih Diburu Polisi
"Kami minta Bareskrim Polri tangkap dia supaya diadili dan mempertanggungjawabkan kata-katanya di youtube karena ini sudah meresahkan dan mengancam kerukunan umat beragama. Kalau ini dibiarkan dan tidak diadili, akan ada lagi Paul-Paul lain yang nyerang agama lain," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Joseph Paul Zhang diketahui pernah bersekolah di Kota Tegal. Pemilik nama asli Shindy Paul Soerjomoelyono itu tercatat pernah mengenyam pendidikan di SMAN 1 Tegal. Hal ini dibenarkan Bagian Kearsipan SMAN 1 Tegal, Mohamad Husni Efendi.
"Iya betul, atas nama Shindy Paul Soerjomoelyono, nomor induk 8897, pernah belajar di SMA Negeri 1 Tegal. Yang bersangkutan lulus tahun 1993," ungkap Husni, Rabu (21/4/2021).
Berdasarkan data di salinan ijasah yang disimpan sekolah, Joseph Paul Zhang lahir pada 31 Agustus 1974 di Banjaran, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Dia merupakan anak dari Winston Rachmat Soerjomoeljono.
Di ijasah itu juga tertera jika Joseph Paul Zhang merupakan siswa jurusan IPA dan dinyatakan lulus dengan nilai Ebta dan Ebtanas total 73.
Nilai 11 mata pelajaran yang diujikan didominasi 6 dan 7. Hanya ada satu mata pelajaran yang mendapat nilai 8, yakni Pendidikan Agama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Perusahaan di Jateng Telat Bayar THR Bakal Disangksi, Begini Cara Melaporkannya
-
Mudik Gratis TelkomGroup 2026 Dibuka, Ini 7 Fakta Penting Rute, Kuota, dan Cara Daftarnya
-
Sikap Tegas Undip di Kasus Pengeroyokan Mahasiswa: Hormati Proses Hukum, Sanksi Berat Menanti
-
Dugaan Pelecehan Berujung Pengeroyokan Mahasiswa Undip, Kampus Tolak Main Hakim Sendiri
-
Tragedi Cuaca Ekstrem di Batang: 3 Orang Tewas Disapu Badai, Pengendara Mobil Jadi Korban