SuaraJawaTengah.id - Nathalie Holscher mengumumkan diri tengah mengandung anak dari suminnya Sule. Ia pun terlihat terharu dan tak kuasa manahan tangis.
Namun beberapa waktu lalu, Nathalie Holscher kedapatan masih melakukan ibadah puasa. Apakah aman untuk orang hamil?
Dilansir dari Ayosemarang.com, Ibu hamil memiliki dua pilihan ketika memasuki bulan Ramadan, tetap melakoni puasa atau tidak. Kerap kali ibu khawatir janin di kandungannya. Lalu, bagaimana dengan Nathalie Holscher ya?
Dosen S1 Kebidanan Unusa, Nanik Handayani mengatakan, ada tips khusus bagi ibu hamil yang memutuskan untuk berpuasa selama bulan ramadan. Dalam sudut pandang kesehatan, menurutnya ibu hamil diperbolehkan puasa jika memenuhi syarat.
Syarat yang kudu dimiliki adalah kondisi ibu dan janin dalam keadaan baik. Lalu, ibu juga diwajibkan memiliki tekanan darah normal, tak mengalami anemia, hingga berat janin sudah sesuai. Bila memenuhi syarat tersebut, maka ibu hamil bisa turut serta menjalankan ibadah puasa.
"Syarat-syarat tersebut harus (terpenuhi). Sehingga, lebih aman bagi ibu yang sedang hamil," kata Nanik saat dikonfirmasi, Kamis (22/4/2021).
Namun, bila sang ibu khawatir atau tak kuat berpuasa, maka tidak perlu dipaksakan untuk menjalankan ibadah puasa. Nanik juga menganjurkan ibu hamil harus mencukupi kebutuhan cairan tubuh, terlebih saat cuaca panas.
Umumnya, kebutuhan air putih minimal 8 gelas perhari, 4 gelas saat sahur, dan 4 gelas ketika berbuka puasa. Lalu, hindari minuman dingin yang dapat mengurangi kerja lambung dan mengakibatkan mudah mual.
“Konsumsi makanan bergizi ketika sahur dan berbuka, untuk mencukupi kebutuhan janin dan menjaga kesehatan ibu saat berpuasa," tuturnya.
Baca Juga: Sule dan Nathalie Holscher Daftar Gugatan Cerai Habis Lebaran
Selain makanan, istirahat yang cukup juga sangat diperlukan. Begitu juga dengan aktivitas yang terlalu berat, supaya tak dilakukan secara berulang kali. Bahkan, jadwal kontrol kehamilan harus tetap dilakukan untuk memantau perkembangan bayi.
“Yang pasti, kesehatan ibu dan janin harus di utamakan. Saya berharap, ibu hamil bisa menjaga kesehatan janinnya serta tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar," ujarnya.
Nanik menjelaskan, ibu hamil juga memerlukan asupan nutrisi, vitamin, dan gizi lainnya melalui makanan tambahan, seperti buah, sayur hingga makanan yang mengandung protein lainnya. Untuk porsinya, ibu hamil disarankan makan dengan porsi yang sedikit, namun sering dilakukan. Daripada sekali makan tapi terlalu banyak.
Nanik menyebutkan, makanan pedas dan berlemak juga tidak dianjurkan kepada ibu hamil. Lantaran bisa mempengaruhi perubahan hormon, menimbulkan rasa mulas, sampai memicu rasa mual dan muntah. Pun dengan sistem kekebalan tubuh serta kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan juga terpengaruh.
“Mengonsumsi vitamin yang didapat dari dokter atau bidan wajib tetap diminum. Minum susu khusus ibu hamil, hal ini untuk menjaga perkembangan janin dan mengurangi risiko anemia pada ibu hamil," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris