SuaraJawaTengah.id - Sebuah kapal nelayan yang berlabuh di Pos Pelabuhan Juwana II, Kabupaten Pati terbakar hebat, Senin (3/5/2021) petang.
Kasat Polair Polres Pati, Iptu Sutamto mengatakan, kapal yang terbakar adalah KM Asia Makmur Rejeki 05.
"Yang terbakar adalah KM Asia Makmur Rejeki 05, berjenis kapal pursein," jelasnya saat dihubungi Suarajawatengah.id.
Lanjutnya, kebakaran kapal penangkap ikan tersebut terjadi pada pukul 18.30 WIB.
"Menurut keterangan saksi, sekitar tempat kejadian perkara (TKP) ada asap yang berasal dari tempat sampah yang berada di sekitar kapal," ungkapnya.
Tak berapa lama, api membesar dan menghanguskan sebagian badan KM Asia Makmur Rejeki 05.
Beruntung, atas respon cepat petugas. Api dapat segera dijinakkan. Tercatat ada sebanyak lima armada pemadam kebakaran yang diterjunkan.
"Api dengan cepat dapat dipadamkan sehingga tidak sampai membakar habis kapal. Hanya bagian lambung saja. Serta tidak merembet ke kapal lain. Hanya satu saja," bebernya.
Dia menjelaskan, si jago merah hanya melahap bagian fiber lambung depan kaman kapal, mesin genset, dan sejumlah papan kayu.
Baca Juga: 39 Warga Kabupaten Pati Positif Covid-19, Bukti Mudik Bawa Virus
"Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Selain itu tidak ada korban jiwa," jelasnya.
Ditambahkan, menjelang hari raya Idulfitri seperti sekarang ini memang rawan terjadi kebakaran kapal.
"Belajar dari tahun-tahun sebelumnya, kita rutin patroli untuk mengantisipasi hal seperti ini," terangnya.
Sutamto menyebutkan, jika lalu lintas di pelabuhan Juwana memang lagi padat. Tercatat sebanyak 70% kapal dari Juwana telah bertambat.
"Sehari setidaknya 10-20 kapal masuk ke pelabuhan selama sepekan ini. Makanya kita rutin patroli," ujarnya.
Kontributor : Fadil AM
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis