"Pernah ada sih yang nyewa terus nggak ngembaliin bukunya, saya cari lewat alamat KTP nggak ketemu. Ya udah risiko sih, sampai ada yang ninggalin KTP sampai udah hangus masa berlakunya," terangnya.
Saat ini, lanjut Wahyu, dirinya hanya berfokus menjual buku-buku koleksi miliknya tersebut yang sudah sudah mencapai kurang lebih 5 ribu buku. Malahan, saat menjadi persewaan buku, koleksi bukunya mencapai kurang lebih 8 ribu buku.
"Sudah sekitar 4 tahun sih buku ini saya jual, nggak tak sewain lagi, saya jual online juga. Soalnya kalau sewa juga susah, kalah sama internet", imbuhnya.
Wahyu pun terpaksa menjual buku koleksinya.dengan harga yang relatif terjangkau. Yakni mulai dari Rp 5 ribu per bukunya. Buku yang ia jual merupakan buku tahun terbit 2000-an, bekas buku yang disewakannya tempo dulu.
Wahyu berniat menghabiskan buku-bukunya dan tidak stok buku baru untuk dagangnya. Namun sesekali jika ada yang menjual buku bekas ke kiosnya, Wahyu membelinya jika buku tersebut masih bagus dan diminati.
"Ini ndak nyetok lagi. Tapi kadang ada yang jual buku bekasnya, kalo minat ya tak beli. Tergantung juga susah jualnya apa enggak gitu," katanya.
Keberadaan persewaan buku, lanjut Wahyu, sudah tidak bisa diandalkan lagi dalam mencari pundi-pundi uang. Melihat hal tersebut dirinya pun berusaha mencari pendapatan di sektor lain dengan cara membuka jasa ekspedisi pengiriman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Perjuangan 20 Tahun Rosidah Besarkan Usaha Gula Merah Berbuah Manis dengan Dukungan KUR BRI
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran, Ini Daftar Lengkapnya
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop