SuaraJawaTengah.id - Penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Banyumas kian deras dan meluas. Setelah muncul klaster tarawih di Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor dan Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, terbaru klaster musala juga muncul di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas.
Berdasarkan informasi yang diterima, sebanyak 33 warga dari klaster Musala Al Ikhlas, Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, dijemput menggunakan bus milik Dishub Kabupaten Banyumas untuk dipindahkan ke tempat karantina di Hotel Pondok Slamet, Kecamatan Baturraden, Selasa (4/5/2021) malam.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto membenarkan informasi tersebut.
"Betul ada warga dalam satu RT, (terkonfirmasi Covid-19). yaitu RT 07/RW 01, Ada 33 orang positif. Mereka kondisinya tanpa gejala atau OTG," katanya, Selasa (4/5/2021) malam.
Setelah adanya 33 warga yang terkonfirmasi positif covid-19, kemudian pelaksanaan evakuasi 33 warga mendapat pendampingan langsung oleh Camat, Danramil, Kapolsek, dan Kepala Puskesmas Sumbang 1 serta Kepala Desa dan Tim Satgas Covid Desa Karangcegak.
Sementara itu, Camat Sumbang, Purjito menjelaskan awal adanya penularan virus Corona di desa setempat bermula saat adanya tracing hasil swab yang dilakukan pada tanggal 29 April dan 1 Mei kemarin.
“Jadi, yang kita jemput malam ini merupakan hasil swab yang telah dilaksanakan pada 29 April dan 1 Mei lalu," terangnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, tes swab dilakukan oleh petugas Puskesmas Sumbang 1. Karena positif, maka malam ini dibawa dengan bus ke rumah karantina di Hotel Pondok Slamet, Kecamatan Baturraden pada pukul 20.30 WIB menggunakan dua bus.
Dengan adanya temuan tersebut, tentu menambah jumlah kasus positif Covid-19 yang awal mula penularannya terjadi di tempat ibadah di Kabupaten Banyumas.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: AS dan Eropa Mulai Longgarkan Aturan Jaga Jarak
Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (29/4/2021), kasus positif di Kabupaten Banyumas yang sempat mereda dalam beberapa waktu terakhir rupanya bukan menjadi tanda-tanda akan berakhirnya penularan virus Covid-19 di wilayah ini. Terbaru, justru muncul Klaster Tarawih di dua wilayah desa sekaligus yang jaraknya tergolong jauh.
Bupati Banyumas, Achmad Husein menjelaskan, dirinya baru mendapat laporan tersebut pada siang ini. Dari dua wilayah di Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede dan Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas terdapat 51 warga yang positif Covid-19 dengan rincian 7 orang di wilayah Tanggeran dan 44 orang wilayah Pekaja.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
25 Merek Beras Fortifikasi Gagal Uji Lab, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pengawasan Pangan Diperketat
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Sediakan Layanan Premium Medical Check Up
-
Dukung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Pemprov Jateng Ajak Warga Nobar di Kantor Gubernur
-
Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya
-
Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan