- INDOMOBIL Expo Semarang 2026 diselenggarakan pada 4–9 Agustus 2026 di 23 Semarang Shopping Center.
- Pameran menampilkan berbagai kendaraan listrik roda empat dan dua, termasuk pengenalan perdana Leapmotor B10 serta Changan Nevo Q05.
- Acara ini bertujuan mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Jawa Tengah melalui edukasi dan fasilitas uji berkendara.
SuaraJawaTengah.id - Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Jawa Tengah dinilai terus menunjukkan tren positif. Selain didukung meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi, keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang semakin tersebar di pusat kota, kawasan bisnis hingga jalur Tol Trans Jawa disebut menjadi salah satu penopang percepatan transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan digelarnya INDOMOBIL Expo Semarang 2026 pada 4–9 Agustus 2026 di 23 Semarang Shopping Center.
Pameran ini menghadirkan berbagai pilihan kendaraan listrik roda empat maupun roda dua sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan elektrifikasi.
CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo, menilai Semarang memiliki potensi besar sebagai pasar kendaraan listrik karena pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat yang terus meningkat.
"Semarang merupakan kota dengan potensi pasar yang sangat besar dan masyarakat yang terbuka terhadap perkembangan teknologi mobilitas. Melalui INDOMOBIL Expo Semarang 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman kendaraan listrik yang lebih dekat, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Jawa Tengah saat ini," ujarnya dari keterangan tertulis pada Selasa (4/8/2026).
Dalam pameran tersebut, masyarakat dapat melihat berbagai kendaraan elektrifikasi dari sejumlah merek di bawah naungan INDOMOBIL Group. Dua model yang pertama kali diperkenalkan di Semarang adalah Leapmotor B10 dan Changan Nevo Q05.
Selain itu, sejumlah kendaraan listrik lainnya juga dipamerkan, seperti Nissan Serena, Changan Deepal S05, Citroën ë-C3, AION UT, AION V, Hyptec HT, Volkswagen ID. Buzz, hingga Maxus MIFA 9.
Tak hanya kendaraan roda empat, pameran juga menghadirkan kendaraan roda dua listrik melalui Indomobil eMotor Tyranno dan Indomobil eMotor QT, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan kendaraan elektrifikasi.
Salah satu fasilitas yang disediakan selama pameran adalah test drive dan test ride. Pengunjung dapat merasakan langsung karakter kendaraan listrik, mulai dari akselerasi, kenyamanan kabin, efisiensi energi hingga berbagai teknologi keselamatan yang disematkan.
Baca Juga: PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA
Selain memperkenalkan produk, penyelenggara juga menegaskan pentingnya dukungan ekosistem kendaraan listrik, termasuk jaringan layanan purna jual. Menurut Santiko, kesiapan dealer resmi, layanan servis, ketersediaan suku cadang, hingga dukungan teknis menjadi bagian penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.
"Sebagai bagian dari INDOMOBIL Group, kami ingin memastikan percepatan transisi elektrifikasi dapat dirasakan masyarakat Semarang dengan lebih mudah dan nyaman. Dukungan jaringan dealer yang luas, layanan purna jual yang andal, serta pengalaman langsung melalui INDOMOBIL Expo Semarang 2026 diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas masa depan," katanya.
Selama pameran berlangsung, penyelenggara juga menyediakan berbagai program pembiayaan dan promo penjualan bagi pengunjung yang ingin memiliki kendaraan listrik.
Pameran ini menjadi salah satu gambaran bahwa Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, mulai diproyeksikan sebagai salah satu wilayah yang berpotensi mempercepat adopsi kendaraan listrik, seiring berkembangnya infrastruktur pengisian daya dan meningkatnya pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium