- Petugas Dokkes Polda Jateng mengautopsi jenazah pelajar SMP berinisial AFF di Pemalang pada Selasa (4/8/2026).
- Polres Pemalang menyelidiki kasus kematian korban dugaan perundungan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dari berbagai pihak.
- Korban asal Desa Semingkir itu meninggal dunia pada Minggu (2/8/2026) malam setelah dirawat di rumah sakit.
SuaraJawaTengah.id - Jenazah AFF (13) pelajar SMP di Kabupaten Pemalaang yang tewas diduga jadi korban bully alias perundungan diautopsi.
Proses autopsi dilakukan petugas Bidang Kedokteran Kesehatan (Dokkes) Polda Jateng. Proses ini diperlukan penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Pemalang untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
“Kami sudah autopsi bersama Biddokes Polda Jateng, hasilnya (penyebab kematian) akan dirilis lebih lanjut, saat ini masih penyelidikan,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar, kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).
Dia mengatakan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk teman-teman korban. Saksi lain yang dimintai keterangan di antaranya, pihak sekolah, keluarga, hingga tenaga medis rumah sakit yang sempat menangani korban.
“Masih proses penyelidikan, sejumlah saksi kami mintai keterangan,” lanjutnya.
Dia mengatakan proses hukum sesuai regulasi akan dilakukan jika ditemukan unsur pidana di balik kematian korban. Korban yang merupakan warga Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia Minggu (2/8/2026) malam.
Korban sempat 1 hari dirawat di RS Mardhatillah, Randudongkal, namun nyawanya tak tertolong. Korban masih duduk di bangku SMP.
Kontributor : Eka Setiawan
Baca Juga: Ramai Surat Edaran Propam, Polda Jateng Pastikan Polisi Pengelola SPPG Tak Kebal Pemeriksaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium