- Polresta Solo membantah isu rencana mal di Kota Solo memasang pagar tinggi pada Agustus 2026.
- Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani menyatakan pemasangan pagar merupakan kebijakan internal pengelola untuk meningkatkan keamanan.
- Kepolisian meningkatkan patroli strategis di Solo guna memastikan aktivitas ekonomi dan masyarakat berjalan normal.
SuaraJawaTengah.id - Polresta Solo membantah isu yang beredar di media sosial mengenai rencana sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di Kota Solo memasang pagar tinggi selama Agustus 2026.
Kepolisian memastikan hingga kini belum menerima informasi terkait langkah tersebut.
Kasi Humas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani mengatakan informasi yang mengaitkan pemasangan pagar dengan peristiwa yang dikenal sebagai "Kerusuhan Agustus" tahun lalu belum dapat dibenarkan.
"Sejauh ini kami belum menerima informasi adanya pusat perbelanjaan di Kota Solo yang memasang ataupun berencana memasang pagar tinggi sebagaimana isu yang beredar," kata Lingga, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, apabila terdapat pemasangan pagar atau pembatas di suatu kawasan, hal itu merupakan kebijakan masing-masing pengelola sebagai bagian dari penataan area maupun peningkatan sistem keamanan internal.
"Pemasangan pagar merupakan kebijakan masing-masing pengelola sebagai bagian dari penataan dan peningkatan keamanan," ujarnya.
Polresta Solo mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Warga diminta lebih bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak memicu keresahan di tengah masyarakat.
"Mari tetap tenang, bijak bermedia sosial, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kota Surakarta agar tetap aman, nyaman, dan kondusif," kata Lingga.
Baca Juga: Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
Untuk menjaga situasi keamanan, kepolisian juga meningkatkan patroli di sejumlah titik strategis di Kota Solo.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan aktivitas masyarakat, pusat perbelanjaan, dan kegiatan ekonomi tetap berlangsung normal.
"Kami siap menjamin keamanan iklim bisnis maupun sosial di Kota Solo dengan menerjunkan tim patroli di seluruh titik di Kota Solo," ujarnya.
Polisi mengajak masyarakat menjadikan informasi dari instansi resmi sebagai rujukan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Polda Jateng Autopsi Jenazah AFF, Pelajar SMP di Pemalang yang Tewas Diduga Korban Perundungan
-
Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
Ramai Dugaan Perundungan, Polisi Cari Fakta di Balik Meninggalnya Pelajar SMP Pemalang