SuaraJawaTengah.id - Menyambut Idulfitri 1442 H, Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah menetapkan 635 agen dan 7.723 pangkalan atau outlet LPG di Jawa Tengah. Serta 84 agen dan 1.029 pangkalan atau outlet LPG di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi agen dan pangkalan siaga yang akan memenuhi kebutuhan LPG konsumen selama masa satuan tugas (satgas) BBM dan LPG Ramadhan dan Idulfitri yang dimulai dari 26 April 2021 hingga akhir Mei 2021.
Hal ini diungkapkan oleh Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, dalam keterangan persnya pada hari Jumat (7/5/2021).
“Kami mencatat per hari Kamis (6/5) telah ada kenaikan konsumsi LPG di wilayah Jawa Bagian Tengah sebanyak 7% dari rata-rata normal harian. Agen dan pangkalan siaga tersebut tentunya memiliki tugas untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” ujar Brasto.
Ia menambahkan, perbedaan agen dan pangkalan siaga dengan yang regular adalah waktu pelayanan agen dan pangkalan siaga selama 24 jam dan tetap buka di hari libur selama masa satgas.
Sementara itu, untuk stok LPG untuk saat ini dalam keadaan aman dan dipastikan memenuhi kebutuhan masyarakat selama Hari Raya Idul Fitri 1442.
“Kami juga terus menghimbau masyarakat untuk selalu bijak menggunakan LPG terutama yang bersubsidi karena peruntukkannya hanya untuk masyarakat tidak mampu dan usaha mikro sesuai Peraturan Presiden No.104 tahun 2007 tentang penyediaan, pendistribusian, dan penetapan harga LPG,” ungkap Brasto.
Terapkan Protokol Kesehatan
Pertamina di Regional Jawa Bagian Tengah tetap menerapkan protokol kesehatan di seluruh sarana dan fasilitasnya seperti Integrated Terminal BBM & LPG, Fuel Terminal BBM, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE), dan lainnya.
Menurut Brasto, Pertamina akan terus melakukan upaya tersebut demi menuntaskan pandemi Covid-19 tersebut.
Baca Juga: Pasokan BBM di Tol Trans Jawa, Pertamina Antisipasi Pakai Mobil Siaga
“Termasuk kepada konsumen, kami menghimbau agar terus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan mengikuti anjuran serta arahan dari Pemerintah,” ungkapnya.
Sebagai BUMN, Pertamina juga menyediakan berbagai layanan digitalisasi kepada konsumennya dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kami memiliki aplikasi My Pertamina yang terhubung dengan LinkAja untuk memudahkan pembayaran digital konsumen di SPBU ataupun mencari informasi seputar Pertamina di aplikasi tersebut.
"Selain itu, kami juga telah memiliki layanan pesan antar yaitu Pertamina Delivery Service (PDS) melalui kontak 135 untuk memudahkan konsumen mendapatkan produk Pertamina seperti BBM Pertamax series dan LPG Non Subsidi yaitu Bright Gas,” pungkas Brasto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah