SuaraJawaTengah.id - Pandemi Covid-19 masih melanda di berbagai wilayah di Dunia. Di Indonesia, jelang lebaran tren kasus positif Covid-19 mengalami tren kanaikan.
Namun demikian, agar tidak jenuh masyarakat diperbolehkan malakukan wisata. Wisata tersebut tentu saja dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.
Guru Besar Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Tjandra Yoga Aditama mengatakan, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terkena Covid-19 selama masa libur Lebaran 1442 H.
Pertama, terapkan protokol kesehatan yang mencakup mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan rutin, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi.
"Kesadaran kita semua bahwa 3M dan menghindari kerumunan serta mengurangi mobilisasi adalah demi perlindungan kita sendiri," kata Tjandra dilansir dari ANTARA, Selasa (11/5/2021).
Tjandra mengutip pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan, apabila Anda terpaksa berada dalam kerumunan, tetaplah berusaha menjaga jarak dan mempersingkat waktu berada di lokasi itu.
Terkait lokasi liburan, sebaiknya pilih yang berada di udara terbuka ketimbang dalam ruangan. Hal ini juga sesuai dengan anjuran WHO yang menyatakan ruang udara terbuka lebih aman daripada ruang tertutup.
Di sisi lain, tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan perlu melakukan simulasi demi mengantisipasi kasus penularan Covid-19, melakukan surveilans atau pengamatan yang sistematis dan terus menerus terhadap data dan informasi tentang kasus Covid-19 yang ketat dan menyeluruh.
Sementara itu, Kepala divisi penyakit menular di University at Buffalo Dr. Thomas Russo, mengatakan apabila Anda divaksinasi penuh, bepergian jauh lebih aman walau tidak 100 persen Anda terhindar dari Covid-19.
Baca Juga: Siaga Kasus Covid-19 saat Momen Lebaran, Ganjar:Nggak Boleh Lengah
"Vaksinnya sangat bagus, tetapi tidak sempurna. Meskipun Anda jauh lebih kecil kemungkinannya untuk menularkan penyakit atau tertular, masih ada peluang," kata dia seperti dikutip dari Insider.
Pakar kesehatan menyarankan agar individu yang divaksinasi terus memakai masker di depan umum walau sudah divaksin.
Terkait apakah aman untuk bepergian saat ini, jawabannya bergantung pada variabel seperti bagaimana Anda merencanakan perjalanan, ke mana Anda ingin pergi, tingkat infeksi di tempat tujuan, dan perilaku Anda setelah Anda tiba di tujuan.
Bila Anda ingin berlibur dengan aman selama Covid-19 dan mencari ide liburan yang lebih aman, pikirkan perjalanan darat dan penginapan seperti persewaan liburan pribadi atau hotel dengan kebijakan Covid yang ketat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
7 Fakta Menarik Tentang Karakter Orang Banyumas Menurut Prabowo Subianto
-
Honda Mobilio vs Nissan Grand Livina: 7 Perbedaan Penting Sebelum Memilih
-
7 Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100 Jutaan
-
7 Fakta Banjir dan Longsor Mengerikan yang Menghantam Kudus, 1 Korban Tewas!
-
Wujud Syukur 12 Tahun Perjalanan Perusahaan, Semen Gresik Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim