SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz mengimbau warga tidak menggelar shalat Idul Fitri di lapangan.
Mayoritas wilayah di Kota Magelang saat ini berada dalam zona kuning penyebaran Covid-19.
Menurut Muchamad Nur Aziz, pelaksanaan salat Idul Fitri dapat diadakan di masjid wilayah masing-masing dengan tetap menjaga protokol kesehatan ketat.
“Kami kerjasama dengan Polri dan TNI. Kami pantau terus posko PPKM Mikro sampai tingkat kelurahan. Kami sudah sepakat dengan warga untuk shalat tidak di lapangan, tapi cukup di masjid dengan prokes ketat,” kata Wali Kota Muchamad Nur Aziz.
Wali Kota mengakui penerapan protokol kesehatan khususnya di tempat ibadah belum optimal. Pihaknya akan lebih tegas penegakkan prokes, termasuk di pusat kerumunan.
Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional mengapresiasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Magelang yang mampu menekan laju penyebaran Covid-19.
“Kota Magelang sudah zona kuning dan banyak yang hijau. Mudah-mudahan semua wilayah jadi zona hijau,” kata salah seorang Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Brigjen Iwan Makruf Zainudin.
Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional memberi catatan soal penerapan protokol kesehatan yang masih longgar, khususnya di tempat ibadah.
“Saya sempat salat tarawih di masjid Agung Alun-alun, saya lihat hanya beberapa saja jamaah yang pakai masker dan tidak ada jaga jarak. Tolong ini diperhatikan lagi. Apalagi menjelang Lebaran, jangan lengah,” ujar Iwan Makruf.
Baca Juga: Catat! Ini Lokasi Salat Idul Fitri di Kota Tegal
Kunjungan Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional ke kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali dimaksudkan untuk penguatan, pendampingan posko PPKM Mikro.
Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2021 tentang Perpajangan PPKM Mikro dan Penanganan Corona Virus di Tingkat Desa dan Kelurahan, ibadah di masjid boleh dilakukan dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas maksimal.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah
-
Antisipasi Server Tumbang, Pemprov Jateng Gandeng Alibaba untuk SPMB 2026