SuaraJawaTengah.id - Para santri mulai kembali ke pondok pesantren usai menjalani libur lebaran di kampung halaman. Meski dilarang, para santri di Kabupaten Kendal tetap ada yang melakukan mudik lebaran.
Di Kendal, rapid tes antigen yang dilaksanakan selama dua hari, satu santri yang hendak kembali ke pondok pesantren di Kendal terkonfirmasi positif covid-19.
Dilansir dari Ayosemarang.com, Dinas Kesehatan Kendal sudah melakukan rapid antigen kepada 360 santri, dan rencananya akan menyasar 1.000 santri lagi.
Tes swab antigen kepada santri yang hendak kembali ke pondok pesantren di sejumlah daerah ini, dilakuan untuk mengetahui kesehatan santri sebelum kembali ke pondok untuk belajar.
Meski diketahui positif covid 19, namun santri tersebut tetap akan diberangkatkan kembali ke pondok pesantren.
Kepala Dinkes Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan, bagi santri santri yang terpapar terpapar virus korona tetap akan diberangkatkan ke pondok pesantren tujuan dengan perlakuan yang lebih khusus.
“Mereka akan diberangkatkan menggunakan armada bus khusus agar tidak bercampur dengan santri lain. Sesampainya di pondok tujuan petugas akan menyampaikan kondisi santri kepada satgas covid-19 pondok untuk melakukan isolasi santri tersebut. Selanjutnya kebutuhan santri selama menjalani isolasi di dalam pondok menjadi tanggungjawab pihak pengurus pondok pesantren,” jelasnya saat memantau pelaksanaan rapid tes antigen kepada santri Minggu 23 Mei 2021.
Selama dua hari pelaksanaan sudah 360 santri yang akan berangkat belajar ke dua pesantren di luar Kabupaten Kendal menjalani rapid test antigen gratis yang di fasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kendal. Yakni Ponpes Modern Darussalam Gontor Jawa Timur dan Ponpes Lirboyo Kediri.
"Sebanyak 33 santri Ponpes Modern Darussalam Gontor di rapid test antigen, Sabtu 22 Mei 2021 dan hasilnya semua negatif Covid-19. Mereka dijadwalkan kembali ke pesantren, Senin 24 Mei 2021 dan harus kantongi surat tes Covid-19," imbuhnya.
Baca Juga: 2 Kali Positif Covid-19, Baim Wong Ungkap Kondisi Paula Verhoeven
Ferinando mengungkapkan, bahwa rapid test antigen kepada ratusan santri yang akan berangkat ke pesantren Lirboyo Kediri ini pihak Dinkes menerjunkan 16 petugas kesehatan dari 4 puskesmas. Seperti halnya santri Gontor, ratusan santri Lirboyo, Kediri tersebut juga akan berangkat sesuai jadwalnya pada Senin depan.
Menurut Ferinando, pelaksanaan rapid test antigen gratis bagi santri ini juga masih akan dilakukan kepada para santri dari beberapa pesantren lainnya di luar Kabupaten Kendal.
Setidaknya nantinya dengan total ada sebanyak 1.000-an santri asal Kabupaten Kendal bakal menjalani rapid test antigen serentak hingga lima hari mendatang.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kendal, Ubaidillah mengatakan, guna memberikan pelayanan kepada santri Kendal, disiapkan 30-an bus untuk mengantarkan para santri kembali ke pondok pesantren tujuan.
Masing-masing dipisahkan antara santri laki-laki dan juga santri perempuan. Pihaknya juga sudah menyediakan bus khusus untuk mengantarkan santri apabila ditemukan yang terpapar Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!