SuaraJawaTengah.id - Belum lama ini di media sosial, publik ramai menyoroti Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang tak diundang oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani dalam acara pengarahan penguatan partai menuju Pemilu 2024 di Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu (22/05/2021) kemarin.
Alasan tak diundangnya orang nomor satu di Jawa Tengah itu karena terlalu berambisi maju nyapres sehingga meninggalkan norma kepartaian.
Bahkan di twitter Ganjar Pranowo sempat trending topik, banyak warganet yang justru mendukung dan menyebut pria berusia 52 tahun itu pantas menempati kursi nomor satu di Republik Indonesia.
Salah satu dukungan dari warganet, yakni Jhon Sitorus dengan akun @Miduk17 mengatakan tolak ukur seorang presiden itu yang berani bersuara terhadap deskriminasi dan intoleransi. Menurutnya, saat ini hanyalah Ganjar yang berani melakukan hal tersebut.
Ia mengingatkan bahwa rakyat memilih seorang Presiden itu karena track record tokohnya. Bukan karena nama besar partai sekali pun.
Selain itu, ia menyebut selama ini PDIP menang dan menguasai istana karena ketenaran tokoh Jokowi bukan partainya.
"Maaf ya partai @PDI_Perjuangan, partai anda besar karena suara rakyat yang melihat pekerja nyata, yang kebetulan bernaung di partai anda. Tidak ada suksesor terbaik pak @Jokowi selain @ganjarpranowo saat ini. Jika PDIP mengabaikan ganjar, maka siap2 kalian nyungsep di 2024," katanya dalam keterangan tertulisnya.
Seharusnya PDIP bangga karena ada kader seperti Ganjar yang sangat responsif menjawab berbagai keluhan warganya melalui media sosial pribadinya.
Bahkan tak sedikit masalah yang langsung di tangani olehnya ketika ada warga yang melapor.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Tak Diundang PDIP Jateng, Sehari Sebelumnya Jumpa Megawati
Selain itu, Jhon Sitorus menilai bahwa Ganjar Pranowo itu sebenarnya tak terlalu ambius pada ajang Pilgub maupun Pilpres 2024 mendatang. Baginya Ganjar memiliki pribadi yang ramah sehingga lebih mudah dicintai oleh rakyatnya.
"Dia tidak pernah melakukan safari politik, bahwa beliau sering menyapa rakyat lewat daring, itu karena pandemi. Harusnya @PDI_Perjuangan bersyukur punya kader inovatif dan responsif," ujarnya.
Sementara itu, ada juga beberapa warganet yang tetap setia mendukung Ganjar Pranowo meski nanti tak diusung oleh partai PDIP.
"Pokoknya kami bersama rekan, akan tetap pilih mas @ganjarpranowo walaupun tidak diusung partai PDIP, kami pemuda akan bergerak, mencari pemimpin terbaik," cetus akun @beny_al.
"Saya milih bukan karena partai. Dulu juga saya milih pak de, bukan karna partai tapi krna dedikasinya pada negara. Begitu juga bila mana Ganjar mencalonkan, saya milih beliau bkn krna partai tpi integritasnya dlm bekerja," sahut akun @DennyYudha16.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang
-
Legislator Sebut Andrea Bocelli Bantu Perluas Promosi Budaya Indonesia
-
Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan