SuaraJawaTengah.id - Manajemen PSIS Semarang tegaskan akan serius mempersiapkan skuat Laskar Mahesa Jenar mengarungi Liga 1.
Meski PSIS Semarang melepas beberapa pemain intinya, komposisi skuat klub kebanggaan Kota Semarang itu terus dipersiapkan.
Sebelumnya, beberapa desakan muncul kepada manajemen PSIS karena karena skuat anak asuh Dragan Djukanovic belum komplit.
Beberapa pemain pilar seperti Jandia Eka Putra, Fredyan Wahyu Sugiantoro, Frendi Saputra, Fandi Eko Utomo dan Finky Pasamba serta empat pemain asing belum merapat ke Kota Semarang sampai Jumat ini.
Menurut CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, pihaknya sangat berhati-hati dalam mendatangkan pemain. Utamanya mendatangkan pemain asing.
"Jujur kami masih trauma dengan prank kompetisi tahun lalu. Itu yang membuat kami tidak gegabah dan sangat berhati-hati. Terutama mendatangkan pemain asing. Dan faktanya sampai Jumat siang ini izin dari Kepolisian belum turun,” kata Yoyok Sukawi di sela-sela kesibukannya di Jakarta, Jumat (28/5/2021).
"Untuk pemain lokal, semua sudah oke. Mungkin saat ini tinggal satu nama yang kemungkinan akan out dan rekan-rekan media pasti sudah menebak yang saat ini tengah trial dengan klub Liga 2," lanjutnya.
Yoyok Sukawi juga menyampaikan bahwa setelah ini semua pemain pilar akan segera merapat ke Semarang pada awal pekan depan.
"Nanti setelah kongres satu per satu akan datang. Beberapa dari mereka juga sebetulnya menyampaikan izin untuk datang sedikit terlambat. Nanti pemain lokal dulu semua baru setelah itu pemain asing," tandas Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Degradasi dan Promosi Tetap Ada di Liga 1 dan Liga 2, Menpora Dukung Keputusan PSSI
Pria yang juga anggota Exco PSSI ini menjamin bahwa PSIS akan tetap all out dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2021.
"Kami all out. PSIS akan all out. Kebetulan sekarang sudah ada partner juga, Bapak Junianto yang mulai 10 Juni nanti akan sama-sama membangun PSIS. Kami pasti tidak akan mau kalau PSIS terpuruk. Pasti akan habis-habisan dalam mengawal PSIS," pungkas Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Rumah BUMN Rembang Semen Gresik Bersama Pemkab Rembang Realisasikan Program Plangisasi
-
Kemarau Belum Puncak, Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Sudah Kesulitan Air Bersih
-
Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global
-
Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG Minta Warga Waspadai Perubahan Cuaca