
SuaraJawaTengah.id - Ratusan tanaman ganja ditemukan di sebuah rumah di Kabupaten Brebes yang digerebek Satuan Narkorba Polres Metro Jakarta Barat, Minggu (6/6/2021) dini hari.
Tanaman ganja berjumlah 300 tersebut ditanam di dalam pot di lantai dua rumah agar tidak ketahuan polisi dan warga.
Kepala Satuan Narkoba Polres Brebes Iptu Aris Maryono mengatakan, penggerebekan tersebut dilakukan Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat pada Minggu (6/6/2021) sekitar pukul 04.00 WIB hingga 08.00 WIB di sebuah rumah yang berlokasi di Dukuh Pengilon, Desa Wanacala, Kecamatan Songgom, Brebes.
"Itu pengembangan kasus, yang melaksanakan ungkap dari Polres Jakarta Barat. Pengembangan sampai di wilayah Brebes," kata Aris saat dihubungi Suara.com, Senin (7/6/2021).
Baca Juga: Inalillahi, Ambulan Bawa Jenazah Terlibat Kecelakaan 3 Orang Tewas
Aris mengungkapkan, dalam penggerebekan itu ditemukan 300 tanaman ganja di dalam pot yang diletakkan di lantai dua rumah. Setelah digerebek, ratusan tanaman terlarang itu langsung diangkut ke Jakarta.
"Itu nanamnya di pot, di lantai dua. Rumahnya juga rumah baru dan tertutup sekali. Jadi tidak kelihatan. Kalau ada yang datang kan gak mungkin naik ke atas," ujar Aris.
Menurut Aris, pemilik rumah merupakan warga setempat bernama Yono. Pria berusia sekitar 45 tahun itu turut ditangkap dalam penggerebekan tersebut.
Di rumah yang digerebek, Yoni yang dikenal warga bekerja sebagai wiraswasta hanya tinggal bersama seorang anaknya karena istrinya sudah 15 tahun bekerja di Arab Saudi.
"Yono ini hanya bertugas menanam. Pemilik tanaman ganjanya bernama Herman sudah ditangkap dulu di Jakarta. Herman pengedarnya. Setelah diintegorasi, barang itu didapat dari Brebes, dititipin di Yono. Jadi mereka berdua teman baik, akhirnya Herman nitip barang di situ (rumah Yono)," jelas Aris.
Baca Juga: 8 Warga Brebes Bongkar Peti dan Mandikan Jenazah Pasien Positif Covid-19
Aris mengaku tidak mengetahui sudah berapa lama penanaman ganja di rumah Yono berlangsung, termasuk asal bibitnya.
Berita Terkait
-
Efek Kurang Antisipasi? Pemudik di Pejagan Jadi Korban Kehabisan Saldo E-Toll
-
Telur Asin Salah Satunya, Ini 6 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicicipi di Brebes
-
Jelang Mudik 2025: Kapolda Jateng Sidak Tol Trans Jawa, Soroti Hal Ini...
-
Cek Fakta: Megawati Pecat Bupati Brebes karena Ikut Retreat Kepala Daerah di Magelang
-
Benarkah Bupati Brebes Dipecat Megawati Karena Ikuti Retret di Magelang? Begini Faktanya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara