Polisi memeriksa mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi terbakar di flyover Desa Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Rabu (9/7/2021). [Istimewa]
Mayat pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang joging. Saat sedang melewati flyover, saksi itu melihat orang tergeletak dengan posisi tengkurap. Saat dicek, kondisinya sudah meninggal.
Penemuan menggegerkan itu kemudian dilaporkan ke warga lainnya dan diteruskan ke Polsek Kersana.
Tak lama kemudian, sejumlah anggota Polsek dan petuga Puskesmas Kersana mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan.
Hasil pemeriksaan petugas, kondisi mayat laki-laki berusia sekitar 35 tahun itu terdapat luka bakar di tubuh bagian atas dan kedua kaki. Selain itu, tulang hidungnya juga patah.
Kontributor : F Firdaus
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana