- Dua pria berinisial FK dan AR ditangkap polisi di Purbalingga setelah buron selama dua hari.
- Pelaku melarikan diri dan meninggalkan mobil berisi 23.198 butir obat keras ilegal di Karangreja.
- Barang bukti berhasil disita, dan kedua tersangka terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara.
SuaraJawaTengah.id - Dua pria asal Kabupaten Pemalang, berinisial FK dan AR, ditangkap polisi setelah buron selama dua hari di kawasan hutan dan perkebunan warga di Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Keduanya diduga terlibat dalam peredaran obat keras ilegal.
Kasus ini bermula saat petugas Satresnarkoba Polres Purbalingga mencurigai mobil Toyota Innova hitam di Kelurahan Kembaran Kulon. Saat hendak diperiksa, pengemudi justru melarikan diri menuju perbatasan Purbalingga-Pemalang.
Mobil itu akhirnya berhenti di sebuah rest area di Kecamatan Karangreja. Namun, kedua penumpangnya kabur dan meninggalkan kendaraan yang kemudian ditemukan berisi 23.198 butir obat keras.
Polisi lalu memburu keduanya hingga ke kawasan hutan dan perkebunan warga. Pencarian dilakukan bersama personel TNI dan masyarakat, termasuk pada malam hari, sebelum FK dan AR berhasil diamankan setelah dua hari pelarian.
Kapolres Purbalingga AKBP Hendry Susanto Sianipar mengatakan, medan pencarian cukup menantang karena kedua terduga pelaku diduga bersembunyi di kawasan perbukitan.
“Lokasi pencarian kepada dua terduga pelaku ini masuk ke atas gunung, kebun-kebun masyarakat dan situasinya juga kami menemukan di malam hari,” kata AKBP Hendry melansir Ayosemarang.com--jaringan Suara.com, Kamis (29/10/2026).
Polisi menyita puluhan ribu butir obat keras tersebut sebagai barang bukti. Atas dugaan keterlibatan dalam peredaran obat keras ilegal, kedua tersangka terancam pidana penjara maksimal 12 tahun dan/atau denda hingga Rp5 miliar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR