- Wakil Ketua DPRD Jateng Sarif Abdillah menekankan kolaborasi menyeluruh untuk mencegah kekerasan terhadap anak.
- Kasus kematian siswa SD Hasbi Al Aqib di Pemalang menjadi pengingat serius perlunya evaluasi.
- Lingkungan terdekat harus peka terhadap perubahan perilaku anak agar potensi perundungan terdeteksi dini.
SuaraJawaTengah.id - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua, guru, sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk mencegah kekerasan serta perundungan terhadap anak.
"Karena upaya perlindungan kepada anak tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, namun membutuhkan sistem pengawasan yang menyeluruh," ungkapnya.
Kata Kakung, sapaan akrab Sarif, dengan menjalin komunikasi yang baik, dari guru maupun orang tua dapat saling berbagi informasi mengenai perilaku anak, baik di rumah maupun di sekolah.
"Ini memungkinkan deteksi dini terhadap potensi konflik atau masalah perilaku yang dapat berkembang menjadi perundungan," sebut Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng ini.
Selain itu, kata Kakung, menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan emosional anak juga sangat krusial.
"Bagaimana memperkuat edukasi tentang empati, penghargaan terhadap perbedaan, serta keterampilan sosial dan resolusi konflik, akan menjadi penting dalam bagian dari upaya pencegahan perundungan," terangnya.
September lalu, muncul kasus yang menimpa Muhammad Hasbi Al Aqib (7), siswa kelas II SDN 1 Kebondalem, Pemalang, Jawa Tengah, yang meninggal dunia. Kakung mengaku prihatin atas kasus kekerasan yang melibatkan anak hingga berujung pada hilangnya nyawa.
Menurutnya, kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat upaya pencegahan sejak dini.
"Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa kekerasan terhadap anak masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian dan penanganan menyeluruh," bebernya.
Lingkungan terdekat anak, lanjut Kakung, harus lebih peka terhadap perubahan perilaku maupun keluhan yang disampaikan anak, sehingga potensi kekerasan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
"Setiap cerita atau keluhan anak, tidak boleh dianggap sepele, terlebih ketika berkaitan dengan tindakan kekerasan," jelas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.
Kakung menilai perilaku kekerasan tidak dapat dilepaskan dari lingkungan tempat anak tumbuh dan berinteraksi.
"Karena itu, upaya mencegah perundungan harus dibangun melalui kepedulian bersama. Setiap pihak perlu mengambil peran sesuai tanggung jawabnya agar anak dapat belajar dan berinteraksi dalam lingkungan yang aman, sekaligus berani mencari pertolongan ketika mengalami atau menyaksikan kekerasan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Awas Musim Hujan Ekstrem! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemda Ngebut Perbaiki Infrastruktur
-
Jangan Cuma Main Medsos! Wakil Ketua DPRD Jateng Ungkap Peran Penting Pemuda Jaga Persatuan Bangsa
-
Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah
-
Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras
-
Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis