SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Desa Mangunsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, menggunakan odong-odong untuk menjemput lansia divaksin Covid-19.
Kepala Desa Mangunsari, Puas Siswa Widada mengatakan, pihaknya memberikan undangan untuk vaksin kepada 430 lansia. Lansia menjadi prioritas penerima vaksin karena rentan terhadap penularan Covid.
“Lansia yang tidak bisa naik motor atau tidak ada kendaraan untuk mengantar, kami dari Desa Mangunsari memfasilitasi itu. Kami mendukung sepenuhnya vaksin untuk lansia,” kata Kepala Desa Puas Siswa Widada, Kamis (10/6/2021).
Menurut Puas Siswa Widada, jemputan odong-odong bermaksud memberikan suasana santai kepada lansia yang akan divaksin. “Biar warga merasa terhibur jadi tidak tegang,” ujar Puas Widada.
Pemdes Mangunsari juga menugaskan punokawan Gareng dan Bagong sebagai penerima pendaftaran vaksin. “Saya kasih hiburan punokawan Gareng dan Bagong. Itu prinsipnya untuk menghibur.”
Odong-odong atau sering disebut juga kereta wisata secara bergiliran menjemput warga di 4 dusun di Desa Mangunsari untuk dibawa ke lokasi vaksin di Gedung Tempat Evakuasi Akhir (TEA). Sebelumnya, petugas bantuan kesehatan Puskesmas Sawangan telah mendata lansia, termasuk memeriksa tensi darah agar mereka dapat divaksin.
“Total ada 250 lansia yang berhasil divaksin dari total 300 karena 50 orang tidak lolos uji kesehatan. Ternyata setelah datang ketemu Gareng, geguyon dan dijemput odong-odong, terus (tensinya) turun dan akhirnya bisa divaksin,” kata Kepala Desa Puas Siswa Widada.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, vaksinasi tahap satu mencapai 41.792 dosis. Kemudian dosis dua jumlahnya mencapai 30.989 orang.
Dari data tersebut, dosis vaksin tahap satu untuk tenaga kesehatan sebanyak 4.934 dan untuk tahap kedua berjumlah 2.739 dosis. Sedangkan vaksinasi bagi pelayan publik tahap satu mencapai 21.218 orang. Untuk dosis kedua bagi pelayan publik sudah mencapai 17.566 orang.
Baca Juga: Vaksin Covid-19, Mungkinkah Vaksin Nasal Lebih Efektif dari Vaksin Suntikan?
Jumlah vaksinasi untuk lansia tahap satu mencapai 17.640 orang, dan dosis dua sudah terlayani 10.684 orang.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama