SuaraJawaTengah.id - Jumlah tenaga pendidik Kabupaten Magelang yang telah divaksin Covid, kurang dari 50 persen. Pemerintah berencana melakukan uji coba pembelajaran tatap muka tahap III pada 12 Juli 2021.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin, jumlah tenaga pendidik saat ini 13.277 orang. Baru sekitar 45 persen dari jumlah itu telah menerima vaksin.
“Saat ini kami sudah memiliki data sejumlah 13.277 tenaga pendidik. Sampai saat ini ada akselerasi vaksinasi di bulan Juni ini 40 sampai 45 persen,” kata Aziz Amin Mujahidin, Jumat (11/6/2021).
Aziz berharap pada akhir Juni 2021, seluruh tenaga pendidik sudah menerima vaksin. Hal itu terkait rencana pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka yang akan dilakukan pada12 Juli 2021.
“Pemerintah mendorong vaksinasi bagi tenaga pendidik. Semoga dalam satu sampai dua minggu kedepan sudah tervaksin semua. Minimal vaksin pertama,” ujar Aziz.
Berdasarkan regulasi terbaru terkait layanan pendidikan selama pandemi, pembelajaran tatap muka (PTT) boleh dilakukan setelah mendapat izin dari pemerintah kabupaten/kota.
Pelaksanaan PTT dibolehkan setelah sekolah memenuhi syarat protokol kesehatan dan mendapat izin dari orang tua murid. “Tentu atas kajian epidemologis dinas kesehatan. Pemberian izin berdasarkan kesiapan sekolah dalam memenuhi protokol kesehatan secara ketat. Catatannya dibolehkan namun tidak diwajibkan,” ujar Aziz.
Siswa yang orang tua yang tidak memberi izin pembelajaran tatap muka, tetap mendapat layanan pendidikan jarak jauh. “Ini yang utama. Pembelajaran tatap muka harus dilakukan secara selektif, bertahap, terbatas, dan memenuhi protokol kesehatan.”
Satu sesi pembelajaran tatap muka hanya boleh diikuti oleh 25 persen jumlah murid. Dalam satu minggu hanya dilakukan 2 hari pelaksanaan pembelajaran tatap muka dengan durasi 4 jam pelajaran.
Baca Juga: Kemendikbudristek: Sekolah Wajib Beri Opsi PJJ Walau Sudah PTM Terbatas
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin, belum ada keputusan apakah pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan dilakukan secara perluasan bertahap atau serentak.
“Strateginya adalah persiapan pembelajaran tatap muka mulai tahap simulasi bertahap, adaptasi, kemudian pembiasaan kegiatan belajar mengajar baru susuai pembelajara tatap muka terkendali,” kata Aziz.
Masing-masing sekolah akan menerima arahan standar operasional prosedur pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Diantaranya memenuhi seratus persen indikator prokes, verifikasi dan divalidasi dari dinkes, serta mendapat izin gugus tugas penanganan Covid-19.
Uji coba pembelajaran tatap muka tahap I di Kabupaten Magelang dilakukan 17-23 April 2021. Uji coba II dengan perluasan 26 April-7 Mei 2021, dan rencana uji coba tahap III,12 Juli 2021.
Berdasarkan evaluasi uji coba PTM tahap I dan II, kegiatan belajar berlangsung lancar dan tertib, terjadi peningkatan kepatuhan peserta didik dalam menjalankan prokes, dan tidak ditemukan kasus atau cluster Covid-19 di sekolah.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan