SuaraJawaTengah.id - Stok oksigen untuk perawatan pasien Covid-19 di Jawa Tengah dilaporkan habis. Laporan itu disampaikan langsung Ketua Mitigasi Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Adib Khumaidi, melalui akun Twitter pribadinya.
“Kondisi pasokan oksigen di beberapa daerah khususnya di Jawa Tengah sudah menipis. Mohon bantuan pak Menkes @BudiGSadikin dan Pak Gubernur @ganjarpranowo. Pasokan oksigen di rumah sakit sangat dibutuhkan untuk penanganann covid. @nirwan_anestesi @asutri_putri @ochirivai,” tulis dr. Adib melalui akun Twitter @dokteradib, Minggu (19/6/2021).
Sampai saat ini, twitt dari @dokteradib sudah diretweets 279 akun dan 453 likes. Twitt tersebut juga dibanjiri dengan doa dari netizen melalui kolom komentar, salah satunya adalah akun @yudhiatestavita yang mendoakan agar masalah oksigen bisa cepat teratsi.
"Semoga dapat segera tertangani. Aamiin ya rabbal alamin," tulis akun tersebut dalam kolom komentar @dokteradib.
Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, jika dirinya sudah memanggil supplier oksigen di untuk Jateng. Untuk itu, pihaknya akan atur dan membuatkan regulasi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
"Soal oksigen, sudah tak panggil dari supplier kita akan atur dan buatkan regulasi agar semuanya bisa tertata termasuk kita akan libatkan BUMD," jelasnya, Senin (21/6/2021).
Dia berharap, keterlibatan BUMD nantinya akan bisa mengatur dalam satu titik rumah sakit yang membutuhkan okesigen sehingga permasalahan kebutuhan oksigen di setiap rumah sakit bisa cept tertangani.
"Sehingga isu yang kemarin itu tak kemana-mana," imbuhnya.
Mendengar permasalahan tersebut, dia mengaku langsung menghubungi pihak yang bersangkutn dan malam itu juga dia langsung meminta untuk membereskan perihal permasalahan oksigen.
"Sebenarnya malam itu juga sudah saya telpon dan saya bereskan. Mungkin karena kawan-kawan pannik, akhirnya disebarkan kemana-mana. padahal sebenarnya cukup tertangani dan sebenarnya cukup," ucapnya.
Baca Juga: Corona Menggila, SMP di Kota Tangerang Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien COVID-19
Selain itu, Ganjar juga memerintahhkan agar seluruh daerah zona merah menerapkan lockdown mikro itu. Dengan begitu, maka mobilitas warga bisa ditekan sehingga penanganan bisa optimal.
Menurutnya, pelaksanaan PPKM mikro saat ini harus dilaksanakan lebih detail. Daerah zona merah harus menutup tempat-tempat wisata, tempat keramaian dan menganjurkan ibadah di rumah saja.
"Tempat keramaian, toko harus dibatasi sampai pukul 21.00 WIB. Saya terimakasih, beberapa Kabupaten/Kota sudah menggelar aksi di rumah saja. Ini akan kita buat rutin, dan nanti akan ditambah pelaksanaannya," ucapnya.
Selain perintah untuk melakukan lockdown mikro, Ganjar juga memerintahkan seluruh Bupati/Wali Kota untuk terus melakukan peningkatan tempat tidur, baik ICU dan isolasi di rumah sakit hingga tempat isolasi terpusat. Jika ada yang kesulitan, ia meminta agar segera koordinasi dengan Pemprov Jateng.
"Penambahan tempat tidur di Jateng sudah berjalan, dan tadi dalam rapat dengan Kemenkes disebutkan bahwa penambahan tempat tidur isolasi di Jateng tertinggi, mencapai 40 persen. Sekitar 3000 an tempat tidur yang berhasil ditambah," ujarnya.
Termasuk langkah antisipatif lain yakni pembuatan rumah sakit darurat. Ganjar mengatakan, ada daerah yang telah mengusulkan skenario rumah sakit darurat dan untuk penanganan Covid-19 di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
Terkini
-
Sajajar Desak Kemenag Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Kemah Ahmadiyah di Karanganyar
-
Pemkot Semarang Buka Pintu Sekolah Negeri untuk Anak Perantau dan Sediakan 6.000 Kursi Swasta Gratis
-
Sarif Abdillah Dorong Destinasi Wisata Jateng Perkuat Standar Keselamatan Wisatawan
-
BRI Hadirkan Registrasi BRImo Global, Tersedia di 15 Negara Sekaligus
-
Kisah Fikky Arif Warga Desa yang Jadi Miliarder: Dulu Ngelas Sendiri, Sekarang Punya 300 Karyawan