SuaraJawaTengah.id - Pebalap McLaren Lando Norris kehilangan jam tangan mewahnya di luar Stadion Wembley setelah menonton laga final Euro 2020 yang berakhir dengan kemenangan Italia atas Inggris lewat drama adu penalti pada Senin (12/7/2021) dini hari WIB.
Jam tangan mewah bermerk Richard Mille milik Norris itu dirampok ketika ia tengah berjalan menuju supercar McLaren-nya. Harga arloji tersebut diperkirakan mencapai 40.000 poundsterling atau sekitar Rp 802 juta.
Pebalap berusia 21 tahun itu mengaku terguncang, namun untungnya ia tidak terluka dalam insiden tersebut, menurut tim F1 Norris.
Norris sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Grand Prix Inggris yang akan digelar pada akhir pekan ini di Silverstone.
"McLaren Racing dapat mengonfirmasi bahwa Lando Norris menjadi korban perampokan setelah menyaksikan pertandingan final Euro 2020 di Wembley, di mana jam tangan yang ia kenakan dirampok,” kata tim McLaren Racing dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Selasa (13/7/2021).
“Syukurlah, Lando tidak terluka, tetapi dia terguncang. Tim mendukung Lando dan kami yakin penggemar balap akan bergabung dengan kami untuk mendoakan yang terbaik untuknya di Grand Prix Inggris pada akhir pekan ini.
"Karena ini (kasus perampokan) sekarang menjadi urusan polisi, kami tidak dapat berkomentar lebih jauh.”
Perampokan jam tangan milik Norris merupakan insiden terbaru yang terjadi di luar lapangan setelah final Euro 2020.
Sebelumnya, tim keamanan yang berjaga selama pertandingan final tersebut mendapat kritikan setelah ratusan suporter tanpa tiket mampu menerobos gerbang perimeter dan mendapatkan akses ke dalam stadion.
Baca Juga: Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Gagal Juara, Inggris Diselidiki UEFA Terkait Final Euro 2020
Akibatnya, banyak suporter yang sudah membayar tiket menemukan tempat duduk mereka ditempati oleh massa yang menerobos masuk ke Wembley.
Sementara itu, sejumlah video di media sosial menunjukkan adanya penyerangan terhadap massa yang berkumpul di luar stadion.
Polisi menangkap 53 orang yang terlibat dalam kericuhan di Wembley itu. Sejumlah petugas pun terluka dalam peristiwa tersebut. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Gagal Juara, Inggris Diselidiki UEFA Terkait Final Euro 2020
-
Team of the Tournament EURO 2020 Dirilis, Tak Ada Nama Cristiano Ronaldo
-
Jadi Sasaran Aksi Rasialisme, Marcus Rashford Dapat Dukungan Suporter Inggris
-
Ada Supercar McLaren GT di Final Euro 2020, Penjarah Driver F1 Lando Norris Pilih Arloji
-
Rusuh Piala Euro 2020 di Stadion Wembley, Driver F1 Lando Norris Dijarah Dua Pemuda
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin