Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:29 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo melihat Depo Samator Gas Industry di Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (22/6/2021). Gubernur memastikan ketersediaan oksigen aman untuk kebutuhan rumah sakit dimasa pandemi. [Dok Pemprov Jateng]

Ia juga meminta Bupati/Wali Kota di Jateng mengantisipasi data penerima bantuan sosial tunai (BST). Sebab dirinya sudah mendapat lapiran, bahwa data bansos meski sudah diverifikasi tapi keluarnya masih sama seperti dulu.

"Hari ini saya sudah kirim surat ke Kemensos, untuk kami minta data bansos Jateng secara keseluruhan agar kita overlay dengan data yang ada. Nggak papa, jangan takut salah, kalau salah kita koreksi. Yang penting publik harus tahu," tegasnya.

Ganjar juga meminta seluruh Kabupaten/Kota membuat call center. Sebab pertanyaan masyarakat yang masuk saat ini sangat banyak.

"Saya minta Bupati/Wali Kota buat call center sampai tingkat desa. Tadi saya ngobrol dengan Kades-Kades Klaten, mereka punya call center semuanya. Tapi saya minta Bupati/Wali Kota memastikan itu. Nanti saya akan keliling memastikan semuanya," pungkasnya.

Baca Juga: Penjualan Bendera Merah Putih Sepi di Medan, Pedagang: Pak Jokowi...

Sementara itu, Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo dalam paparannya menerangkan, terjadi penurunan case positifity rate dari minggu ke minggu. Pada minggu ke-29 lalu, case positifity rate Jateng sebanyak 38,18 persen dan turun pada minggu ke-30 ini menjadi 31,15 persen.

"Untuk BOR juga mengalami penurunan. BOR ICU saat ini sebesar 70,42 persen, turun dari minggu sebelumnya yang mencapai 76,02 persen. BOR isolasi juga menurun, dari 66,89 persen pada minggu ke-29, turun jadi 54,67 persen di minggu ke-30 ini," ucapnya.

Load More