SuaraJawaTengah.id - Kedatangan artis papa atas ibu kota Jakarta Luna Maya ke Kota Semarang beberapa waktu yang lalu ternyata menyisakan sebuah kenangan berupa tanjakan yang diberi nama tanjakan Luna Maya.
Istilah tanjakan Luna Maya adalah sebutan para pegowes untuk menyusuri rute tanjakan yang dilalui Luna Maya ketika sedang goes di Kota Semarang.
Kini tak sedikit pula warga sekitar yang menyebut tanjakan tersebut sebagai tankalan Luna Maya. Tanjakan tersebut berada di Desa Podorejo Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang.
Jika dilihat, tanjakan tersebut tak seterjal jalur sepeda lain di wilayah sekitar dibandingkan dengan tanjakan Silayur Ngaliyan, atau tanjakan Cagar Alam hutan Jati Darupono yang terletak di jalan Boja-Kaliwungu.
Salah seorang pegowes asal Semarang, Abdun Nafi Al Fajri mengatakan, tanjakan terebut diberi Luna Maya kerena ketika Luna Maya sedang goes di Semarang tak kuat melewati tanjakan tersebut.
"Sehingga Luna Maya terpaksa harus turun dan menuntun sepedanya” jelasnya saat ditemui di lokasi, Senin (16/8/2021).
Nafi menyebut tanjakan yang terletak di sepanjang jalan Kyai Padak yang titik awalnya setelah melewati jembatan ber-cat oranye itu disebut sebagai tanjakan Luna Maya karena dulu pernah dilalui sang artis.
"Mulai saat itulah para pegowes mengenal tanjakan di desa Podorejo tersebut sebagai tanjakan Luna Maya," ujarnya.
Menurut Nafi, sekitar bulan November 2020 Luna Maya beserta koleganya dengan dipandu beberapa goweser Kota Semarang menjajal kayuh sepedanya melintasi rute dari seputaran kota lama dan Tugu Muda hingga melalui rute ke arah Ngalian dan Mijen.
Baca Juga: Mahasiswa KKN UIN Walisongo Menerima 50 Bibit Pohon dari DLH Kota Semarang
"Saat itu tujuannya mereka pergi ke Masjid Kapal," ucapnya.
Meski bagi pegowes profesional tanjakan itu tidak terlalu terjal, namun bagi pemula tentu bisa menaklukkan track tanjakan tersebut dengan catatan sesaat sebelum melintasi tanjakan harus bersiap segera mengoper gigi sepeda paling ringan.
"Selain itu pegowes juga harus mengatur nafas, dan menjaga irama kayuh," imbuhnya.
Sementara itu, warga Podorejo, Khoirul Hamam mengatakan jika saat ini nama tanjakan tersebut lebih dikenal dengan tanjakan Luna Maya. Tak sedikit pula warga yang berfoto di tempat tersebut.
"Sekarang banyak yang foto di tempat tersebut," katanya.
Apalagi saat ini para pegoes Kota Semarang mempunyai rute yang diberi nama rute Luna Maya. Rute tersebut merupakan jalan yang dilalui Luna Maya ketika sedang goes di Kota Semarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Abaikan Kritik Elite, PCNU se-Banyumas Raya Kompak Dukung Gus Yahya Lanjut Dua Periode
-
Prakiraan Cuaca di Semarang Senin Ini: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan hingga Sedang
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas