"Ya semoga anak sekolah kembali masuk sekolah. Karena banyak pelajar juga yang biasanya membeli kaset VCD senam untuk kegiatan sekolah," harapnya.
Deli mengaku tiap keping kaset vcd yang Ia jual, harganya beragam. Dari Rp 7 ribu sampai Rp 15 ribu. Yang paling mahal adalah kaset kumpulan lagu yang terdapat video klip. Sedangkan termurah adalah Compact Disc yang berisi kumpulan lagu tanpa gambar.
Mahdi Sulistyadi (26) pekerja asal Desa Kedungwringin, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, saat memilih kaset VCD tengah bernostalgia mengingat masa kecilnya kerap diajak ayahnya membeli kaset.
Ditemui di lokasi, ia mengaku tengah mencari kaset kompilasi lagu. Meski kini hanya dengan gawainya sudah bisa memutar lagu melalui aplikasi YouTube, namun ada kepuasan tersendiri ketika memutar lagu dari VCD.
"Hitung-hitung juga nglarisi pedagangnya. Dahulu waktu kecil ya sering diajak ke sini sama bapak. Ya waktu kecil, pasti nyari kasetnya kaya film Spiderman atau superhero gitu. Karena kan tidak pernah diajak ke bioskop. Nontonnya di rumah bareng sama teman-teman," kenangnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis