SuaraJawaTengah.id - Siang dan malam suhu udara di Kota Semarang terasa lebih terik dibandingkan dengan beberapa minggu sebelumnya. Fenomena tersebut dirasakan oleh mayoritas warga Kota Semarang.
Kepala Data dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, Iis Widya Harmoko menjelaskan, suhu yang terasa panas beberapa hari terakhir ini disebabkan karena fenomena gerak semu matahari.
"Fenomena tersebut rutin terjadi setiap tahun sekali," jelasnya saat ditemui di lokasi, Rabu (8/9/2021).
Berdasarkan informasi yang dia terima, suhu di Kota Semarang terpanas tercatat terjadi pada 29 Agustus 2021 lalu yakni 35,0 derajat celcius. Suhu tersebut lebih panas jika ddibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Pada tahun sebelumnya dengan bulan yang sama suhu udara sampai 34,6 derajat celcius," ujarnya.
Namun, dia memprediksi puncaknya bisa akan terjadi pada Oktober. Dia memprediksi suhu udara di Kota Semarang berkisar 30-35 akan berlangsung hingga September. Untuk itu, dia berpesan kepada warga agar jaga pola minum.
"BMKG memperkirakan mulai Agustus hingga September suhu udara berkisar 30- 35 derajat celcius," paparnya.
Warga Semarang Danang merasakan beberapa hari terakhir suhu di Kota Semarang terasa begitu panas. Suhu panas tersebut dia rasakan hampir setiap hari karena dia bekerja di luar ruangan.
"Iya panas beberapa hari ini, tak hanya ketika siang saat malam juga suhu udara juga terasa panas," jelasnya.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 8 September 2021 Pandeglang-Lebak Banten: Lebak Diprediksi Hujaan
Hal yang sama dikatakan Ahmad Fauzi yang juga merasakan suhu udara di Semarang terasa lebih panas beberapa hari terakhir.
"Mulai Agustus kemarin ya, panas banget kepala terasa mau pecah," keluhnya.
Dia tak tahu pasti apa sebab suhu udara beberapa hari terakhir terasa lebih panas dibanding dengan bulan sebelumnya.
"Saya tak tau pasti kenapa begitu panas, mungkin karena musim kemarau ya mungkin," ujarnya.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Capratar Akpol Tewas Diduga Bunuh Diri Lompat dari Werving Hoegeng