SuaraJawaTengah.id - Siapa sosok pelatih baru PSIS Semarang dalam menarungi Liga 1 2021/2022 masih menimbulkan teka-teki.
Hingga pekan kedua kompetisi, tim Laskar Mahesa Jenar ditangani Imran Nahumarury sebagai pelatih sementara yang menggantikan Dragan Djukanovic usai memutuskan mundur jelang liga bergulir.
Di bawah asuhan Imran, PSIS tampil ciamik usai mengalahkan Persela Lamongan dan menahan Persija Jakarta. Namun, Imran tak bisa jadi pelatih kepala karena terbentur regulasi lisensi kepelatihan.
Kini dari informasi yang didapat Suara.com, sosok pelatih anyar PSIS mengarah kepada Ian Andrew Gillan.
Musim lalu, pelatih kelahiran Australia itu menjabat sebagai Youth Development Director Kedah FA.
Dari profil yang diterima, dia juga pernah menjadi pelatih kepala Sarawak FA dan Ullocos United FC di Liga Filipina.
Saat dikonfirmasi, General Manager (GM) PSIS, Wahyu Winarto atau yang akrab disapa Liluk enggan memberikan bocoran pasti.
"Ditunggu saja. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bergabung," ungkap dia.
Liluk menjelaskan, manajemen harus melewati berbagai tahapan mengenai protokol kesehatan (prokes) sebelum sang pelatih anyar mendarat di Indonesia.
Baca Juga: Tak Kunjung Nganem, Presiden Arema FC Sentil Gaya Permainan Singo Edan
"Apalagi kan pelatih ini dari luar negeri, sehingga perlu karantina lebih dulu. Pokoknya kita ikuti prosedur yang dikeluarkan pemerintah dan semoga prosesnya lancar," tuturnya.
Meski demikian, Liluk memastikan jika pelatih baru sudah mempelajari rekaman pertandingan Pratama Arhan dan kolega.
"Sudah kita minta pelajari rekaman pertandingan saat melawan Persija. Sehingga harapan kami proses adaptasi nanti bisa cepat," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Capratar Akpol Tewas Diduga Bunuh Diri Lompat dari Werving Hoegeng