Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Kamis, 16 September 2021 | 11:52 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Dok Humas Pemprov Jateng].

“Iya soal arahan Presiden, Presiden punya hak untuk mengarahkan tapi kan kita juga punya hak secara konstitusi memilih pemimpin kita, karena ini berkaitan dengan pilihan pilihan masa depan bangsa ini, yang nggak mungkin bisa diintervensi. Karena harus dipahami juga ketika kita memilih Jokowi tanpa arahan kok, arahan kita ya nurani kita, pilihan nurani, apa lagi relawan itu tidak partisan, kayak saya tidak berpartai,” ujarnya.

“Jadi perintah saya hari ini perintahnya didasari oleh nurani saya, hati nurani saya memerintahkan saya untuk memilih Mas Ganjar untuk maju 2024 nanti. Jadi bukan melawan arahan Presiden, tidak, bukan bertentangan dengan Presiden. Tapi ada nurani yang lebih tinggi yang harus kita hormati. Dan Presiden menghormati itu,” lanjutnya.

Lantas apa alasan sebenarnya JoMan dukung Ganjar. Menurut Noel, selain berprestasi dan berpengalaman, Ganjar juga dinilai mirip dengan Jokowi yang dekat dengan akar rumput.

“Surveinya juga sangat bagus. Kita bisa lihat berbagai survey yang menjagokan dia, Ganjar selalu masuk 2 besar ,” ucapnya.

Baca Juga: Duh! Brebes Masuk PPKM Level 4, Ganjar : Mungkin Memang Tidak Disiplin

“Alasan yang prinsipil dan substansial adalah kita butuh sosok yang bisa menjaga legacy Presiden Jokowi ke depan nanti 2024. Karena banyak program program Jokowi yang menurut kita di periode kedua ini kurang maksimal, dan yang kita khawatirkan nanti program program itu terkendala karena ada kepemimpinan baru yang tidak paham tentang nawacita itu sendiri.”

Siap Kerek Ganjar

Untuk membuka jalan menuju kursi RI 1, JoMan akan menggelar berbagai aktivitas untuk menaikkan popularitas Ganjar Pranowo. Dia juga memastikan akan memperkuat elektoral Ganjar dengan kinerja akar rumput.

“Yang penting elektoral kuat dulu melalui kerja kerja akar rumput. Setelah itu, bangun komunikasi dengan partai politik. Kalau electoral kuat, partai akan bersaing merebut Ganjar tentu semua seizin restu Ketua Umum PDI Perjuangan,” lanjutnya.

“Alasan yang prinsipil dan substansial adalah kita butuh sosok yang bisa menjaga legacy Presiden Jokowi ke depan nanti 2024. Karena banyak program program Jokowi yang menurut kita di periode kedua ini kurang maksimal, dan yang kita khawatirkan nanti program program itu terkendala karena ada kepemimpinan baru yang tidak paham tentang nawacita itu sendiri,” kata Ketua JoMan.

Baca Juga: Lindungi Pedagang, Ganjar Setuju Syarat Penjual Mie dan Bakso Harus Sudah Divaksin

Selain itu, Noel menilai Ganjar sebagai sosok yang mampu menterjemahkan arahan Jokowi. Ganjar, juga disebut sosok yang diterima publik dan memiliki elektoral yang tinggi.

Load More