SuaraJawaTengah.id - Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan kemunculan awan lenticular di langit Gunung Sumbing, Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Tak sedikit warganet maupun platform media sosial yang langsung mengunggah fenomena langka tersebut.
Salah satu akun yang mengunggah penampakan awan berbentuk seperti piring terbang tersebut yakni akun instagram @badrikaaa.
"Penampakan awan lentikultural pagi ini di lereng gunung sumbing kaliangkrik, magelang," tulis keterangan caption akun tersebut.
Terpantau dalam video tersebut awan yang menyerupai piring terbang itu terlihat indah di sebelah kiri Gunung Sumbing. Apalagi kondisi pagi hari itu nampak cerah. Sehingga awan yang biasa disebut lenticular tersebut terlihat sangat jelas.
Sontak penampakan awan tersebut langsung menghebohkan warganet. Tak sedikit dari mereka yang takjub melihat keindahan fenomena tersebut.
"Indah banget ya kak, pas ada badai angin itu yaa," ujar akun @plesiran**.
"Jossss nan, kuncene kaliangkrik kie," ungkap akun @imamis**.
Sementara itu dikutip dari Suara.com, penampakan awan Lenticular Clouds merupakan sejenis awan unik yang terbentuk di sekitar bukit maupun gunung karena efek dari pergerakan udara di area gunung.
Baca Juga: 8 Tempat Wisata di Semarang Paling Instagramable, Wajib Dikunjungi 2021
Pergerakan udara ini menimbulkan sebuah pusaran. Awan Lenticular disebut terjadi karena aliran udara di atas gunung stabil dan dalam kondisi lembab.
Partikel awan tersebut padat karena aliran udara lembab yang terus mengalir di sekitar awan dan bertahan hingga berhari-hari.
Awan Lenticular pada umumnya terbentuk seperti piring raksasa atau orang sering menyebutnya seperti UFO.
Awan ini juga berbahaya bagi penerbangan karena gelombang udara di daerah tersebut sulit untuk dideteksi dan akan mengakibatkan guncangan pada pesawat atau yang biasa disebut turbulensi.
Di sisi lain, awan ini hanya membawa udara dan tidak akan mengakibatkan badai atau hujan.
Ketika angin mengalir ke atas dan mendingin, udara akan mengembun akan membentuk awan di puncak gelombang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin