SuaraJawaTengah.id - Pekan kelima kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, PSIS Semarang akan menghadapi Madura United. Sejumlah persiapan pun dilakukan oleh tim pelatih.
Tim Pelatih PSIS Semarang yang dinakhkodai Imran Nahumarury mulai menyiapkan tim jelang pertandingan pekan kelima BRI Liga 1 melawan Madura United.
Di waktu yang cukup mepet, tim pelatih PSIS melakukan recovery training dan melakukan evaluasi laga sebelumnya saat berlatih di Lapangan Yonif 305/Tengkorak, Senin (27/9/2021).
Imran Nahumarury menyebut bahwa timnya sudah melakukan analisa pertandingan Madura United pada tiga laga sebelumnya.
Menurutnya, tim asal Pulau Garam ini merupakan salah satu tim kuat dengan kedalaman skuat yang cukup bagus.
“Madura United salah satu tim kuat. Kedalaman skuat mereka bagus. Dari belakang sampai depan bagus. Namun kita sudah lakukan analisa pertandingan mereka. Setiap klub tentu pasti punya kelemahan dan kekuatan. Nah kelemahan Madura United yang coba kami manfaatkan untuk mencuri kesempatan mencetak gol dalam laga Besok Rabu,” tutur Imran di sela-sela aktivitasnya di Hotel Swissbel Inn, Cikarang, Bekasi.
Imran juga menyebut bahwa Madura United saat ini ditangani oleh salah satu pelatih terbaik di Indonesia.
Bahkan Imran tak ragu menyebut pelatih kepala Madura United, Rahmad Darmawan sebagai salah satu gurunya di kancah persepakbolaan Indonesia.
“Pelatihnya kan mentor saya coach RD. Beliau juga punya jasa besar terhadap karir sepak bola saya karena dulu saat saya masih di Ragunan, beliau yang menjemput saya untuk bermain di Persikota Tangerang,” kata Imran.
Baca Juga: Prokes Ketat di Kompetisi Liga 1 dan Liga 2, Bola Tak Luput dari Semprotan Disinfektan
Namun Imran menegaskan bahwa di pertandingan besok semua pelatih akan menjalankan tugas secara profesional untuk berusaha menggapai kemenangan.
“Kalau di lapangan kami profesional walaupun coach RD mentor saya. Besok insha Allah kami akan ambil tiga poin melawan Madura United,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama