Depresi
Setelah itu dia meminjam uang di bank senilai Rp50 juta dengan menjaminkan sertifikat rumahnya. Uang itu digunakannya untuk mengembalikan uang yang dipinjamnya dari saudara dan keluarga.
Sebagian utangnya belum lunas dan masih terus ditagih. Tagihan-tagihan yang datang tidak digubrisnya. Jika sudah memiliki dana dia akan melunasinya secara perlahan.
“Beban paling besar yang harus ditanggung adalah rasa malu dan enggak bisa melunasi karena tak punya dana. Kalau berlarut-larut bisa putus asa. Saya sempat kepikiran bunuh diri karena faktor itu. Untungnya saya ingat anak dan istri. Kalau saya tidak ada siapa yang menghidupi mereka, justru menambah beban keluarga. Keluarga juga menguatkan saya. Alhamdulillah bisa kuat menahan beban ini,” ujar Kio.
warga lainnya, Dani, mengatakan istrinya ditagih operator pinjol dengan cara kasar melalui WA. Padahal istrinya tak utang online. Utang itu atas nama tetangganya. Kemungkinan besar nomor telepon istrinya berada di kontak ponsel tetangganya itu.
Penagih mengatakan istrinya menjadi penjamin utang dan diminta menagihkan kepada orang yang utang. Penagih mengancam akan menelanjangi foto istri Dani lalu menyebarkannya dan menyantet anaknya jika tak ikut menagihkan atau membayarkan utang.
“Kemungkinan foto istri dan anak saya diambil dari foto profil WA istri saya. Cara penagihannya tak beradab. Orang yang tak tahu apa-apa saja terkena imbas. Tak bisa dibayangkan bagaimana kasarnya penagihan kepada orang yang utang. Orang yang utang bisa stres, depresi. Kalau ada yang sampai bunuh diri itu mungkin karena sudah putus asa,” kata dia.
Dia melanjutkan, orang yang menanggung malu tidak hanya debitur, tetapi juga keluarganya, seperti orang tua. Itu karena informasi adanya tunggakan utang debitur sudah tersebar ke mana-mana. Tak heran jika ada orang tua yang depresi karena memikirkan utang anak dan menanggung rasa malu.
“Kalau mentalnya enggak kuat psikologinya bisa down [jatuh] beneran. Kalau bisa enggak usah utang online saja lah,” ucap Dani.
Baca Juga: Kredit Bagi Tips, 6 Cara Agar Terhindar Jerat Pinjol Ilegal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter