"Kita tetap perhatikan keselamatan wisatawan. Jika musim hujan ya sementara kita berhentikan. Jadi dalam setahun efektif nya ya hanya enam bulan mungkin," lanjutnya.
Kepala Dinas Perhubungan, Agus Noer Hadi menargetkan, untuk tahun depan dimungkinkan penambahan dua halte tambahan dan satu dermaga besar.
"Pak Bupati sudah bersurat ke Kementerian Perhubungan untuk penambahan dua halte baru dan satu dermaga besar di Kedunguter. Yang disetujui malah baru dermaga besar," ungkapnya.
Dermaga besar tersebut dianggarkan sebesar Rp 23 miliar di tahun 2022. Sedangkan haltenya hanya menghabiskan anggaran Rp 2,5 miliar. Karena nantinya, Kementerian Perhubungan juga memiliki gambaran untuk transportasi lalu lintas menuju Bandar Besar Jenderal Soedirman.
"Gambaran dari kementerian seperti itu. Ada wacana sampai di Klampok (Banjarnegara). Jadi alternatif menuju bandara itu ada dari jalur darat maupun air. Sungai Serayu akan melintasi Klampok yang dekat dengan bandara. Tapi itu masih lama realisasinya," tandasnya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK: Cara Buka Dana Pensiun dan Aktifkan Autopayment di BRImo
-
Polisi Libatkan Densus 88 dan Jatanras Usut Pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo
-
Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu
-
20 Ribu Prompt Belum Tentu Jadi Hak Cipta, Pakar Soroti Batas Karya AI
-
UU Ketenagakerjaan Dikejar Deadline, Akademisi Soroti Minimnya Riset Empiris