"Beberapa pendaki yang sudah mendaftarkan diri terutama yang berasal dari Jawa Timur batal mengikuti kegiatan tersebut karena mereka ikut terlibat dalam penanganan bencana di Kota Batu," kata fasilitator "Pendakian Bersama Napas Tua ke Gunung Slamet" Wahyu Budiarto.
Kendati hanya diikuti oleh delapan pendaki berusia di atas 40 tahun, dia mengatakan pihaknya tetap melaksanakan kegiatan "Pendakian Bersama Napas Tua ke Gunung Slamet".
"Total yang terlibat dalam kegiatan ini sekitar 20 orang termasuk tim operasional yang mengawal pendakian," kata pria yang akrab disapa Yudi Kumis itu.
Selain "Pendakian Bersama Napas Tua ke Gunung Slamet", kata dia, pihaknya juga memberangkatkan sekitar 30 pendaki reguler yang berasal dari wilayah Jabodetabek.
Menurut dia, keberangkatan pendaki reguler ke puncak Gunung Slamet beriringan dengan peserta "Pendakian Bersama Napas Tua".
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku
-
Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter