SuaraJawaTengah.id - Seorang pesilat bernama Herri Pras mendadak viral di akun Youtube usai menunjukkan Salam dari Binjai dengan cara berbeda.
Dari tayangan Youtubenya berjudul Salam Dari Binjai..?? Reaksi Herri Pras Dengan Tinju Pohon, dia awalnya mengecam aksi merusak pisang yang terjadi di beberapa wilayah.
Ia pun memberi saran jika ingin memperlihatkan cara memukul yang benar, bisa di tempat dan alat yang tepat seperti memukul samsak, pecing, yang bisa dibeli atau ditemukan di tempat latihan.
Hery kemudian menujukkan tayangan aksinya memukul keras pohon jati, mahoni dan pohon-pohon besar lainnya untuk melatih fisiknya tanpa harus merusak dan menumbangkan pohon.
Dia membuat video itu dengan persiapan khusus dan diedit menjadi ciamik bak film laga seperti di video Youtubenya berjudul Salam Dari Binjai..?? Reaksi Herri Pras Dengan Tinju Pohon.., seperti diwartakan Solopos.com--jaringan Suara.com, Senin (8/11/2021).
Netizen berpendapat lain mengenai aksi pemuda yang viral dengan ucapan Salam dari Binjai itu. Aksi pemuda dari Binjai itu disebut benar bahkan terbilang sopan karena memberikan salam terlebih dahulu.
Netizen membenarkan aksi viral itu lantaran pohon yang dirobohkan dengan pukulan-pukulan keras itu telah ambil buahnya.
Pemuda yang viral itu juga disebut telah mendapatkan izin dari pemilik pohon pisang sebelum ditumbangkan.
“Itu pohon pisang yang buah nya sudah di ambil, jadi bagus lah ada si abang salam dari Binjai bantu robohkan pisangnya,” komentar pengguna Youtube Anwar Ibrahim.
Baca Juga: Detik-detik Rumah di Sukabumi Roboh akibat Hujan Deras, Warga Teriak Allahu Akbar
Aksi seorang pemuda yang memukul pohon pisang hingga roboh dan mengatakan Salam dari Binjai menjadi pembicaraan netizen di media sosial.
Tidak sedikit yang menyayangkan aksi pemuda Kota Binjai, Sumatra Utara, hinga menarik perhatian seorang pesilat yang aktif di Youtube.
Pesilat dengan nama beken Herri Pras itu memberikan tanggapan soal pemuda dari Binjai yang tengah viral tersebut. Ia menilai salam yang diucapkan pemuda viral itu seharusnya diikuti aksi yang baik dan tidak malah merusak pohon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRI Permudah Investasi Emas, Fitur Toggle BRImo Mulai dari Rp10.000
-
Ketegangan di Semarang: Mahasiswa Bakar Jelangkung dan Ban, Desak Reformasi Pemerintahan Prabowo
-
Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program
-
Jual-Beli Jabatan Terbongkar, Sudewo Didakwa Raup Rp2,4 Miliar dari Seleksi Perangkat Desa
-
Mahasiswa KKN UNDIP Tanamkan Kreativitas, Literasi Digital, dan Peduli Lingkungan di SDN Padangsari