SuaraJawaTengah.id - Berdasarkan surat edaran Bupati Banjarnegara tanggal 2 November 2021 tertera Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Banjarnegara masih berada di level 3.
Namun, sejumlah objek wisata di Banjarnegara tetap beroperasi dan dapat dikunjungi oleh wisatawan umum.
Dalam surat edaran dengan nomor 443/345/setda/2021 poin 10 menyebut fasilitas (area publik,taman umum, tempat wisata umum dan are apublik lainnya) ditutup sementara. Plh Bupati Banjarnegara Syamsudin membenarkan informasi tersebut.
"Iya masih level 3," kata dia, saat ditemui di Pendopo Dipayudha Adigraha, Selasa (9/11/2021).
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih menggenjot capaian vaksinasi agar menembus 50 persen.
“Kami masih terus berjuang terkait capaian vaksinasi. Tidak hanya manula, kami sudah ke yang muda-muda dan di sekolah-sekolah,” terang dia.
Sementara itu, sejumlah objek wisata di Kabupaten Banjarnegara, tetap buka meski sudah ada surat edaran bupati.
Salah satu wisatawan yang ditemui di komplek Candi Arjuna Dieng, Mulya mengatakan tidak mengetahui jika saat ini Kabupaten Banjarnegara masih PPKM level 3.
“Saya tidak tahu kalau masih PPKM level 3. Saya tahu dari teman katanya buka, makanya ke sini,” ujar wisatawan asal Purwodadi tersebut.
Baca Juga: Akui Mulai Kendor sejak PPKM Level 2, Bupati Sleman Imbau Perketat Prokes
Menurutnya, dengan masih berada di PPKM level 3 sebaiknya obyek wisata tetap tutup. Sehingga upaya untuk menekan penularan virus Corona atau COVID-19 bisa ditekan.
“Kalau PPKM (level 3) masih berlanjut sebaiknya (obyek wisata) ditutup,” tambahnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarnegara Agung Yusianto mengatakan, dibukanya objek wisata di Banjarnegara dalam rangka uji coba.
Uji coba ini dilakukan di semua objek wisata yang sudah siap menerapkan protokol kesehatan.
“Kita dalam tahapan uji coba obyek wisata dengan batasan 25 persen dari kapasitas normal. Uji coba di semua destinasi yang sudah siap dari sisi prokes. Termasuk di homestay di Dieng,” jelas dia.
Terkait surat edaran yang ditandatangani Plh Bupati Banjarnegara Samsudin untuk menutup sementara objek wisata, Agung mengtatakan ada beberapa kebijakan untuk melihat situasi tempat tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kucurkan Rp10 Miliar untuk Solusi Banjir Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Hybrid di Demak
-
Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet
-
Perkuat Daya Saing, Tiga Tim Inovasi Semen Gresik Bertarung di APQO International Conference 2026
-
Jangan Cuma Dilestarikan, Wakil Ketua DPRD Jateng Sebut Budaya Lokal Butuh Inovasi Agar Mendunia
-
Jaga Air Tanah dari Rumah, Pemprov Jateng Gelorakan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan