“Sebelumnya banyak juga dalang senior seperti Pak Nartosabdo, Pak Anom Suroto, kemudian Mas Radyo Harsono itu juga sudah berkiprah di luar negeri. Pesan dari Tanah Air saya kira mereka mempromosikan wayang kulit itu sebagai budaya asli Indonesia.”
Menurut Iswanto yang paling penting dilakukan saat ini adalah mengenalkan wayang kulit kepada generasi muda. Kemajuan teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan wayang ke masyarakat yang lebih luas.
“Saya merasa iklim generasi millenial juga nggak alergi dengan wayang. Mereka banyak sekali yang memberi perhatian pada wayang,” ujar Iswanto.
Dalam contoh kasus Adidas, justru menunjukkan bahwa tema wayang luwes dan wangun untuk ditampilkan pada media apapun. Lukisan kontemporer wayang, lukisan dinding bertema wayang mulai banyak ditemukan.
Tema wayang sudah banyak dibuat menjadi barang seni menggunakan bermacam media. Dari mulai keramik, kaca, hingga logam dan resin.
Iswanto bersama sekitar 25 warga Dusun Karangwatu sedang mengerjakan proyek mural tema wayang di kampung mereka. Tembok-tembok gang yang semula polos dihias mural wayang.
“Ini masih proses. Point kami itu 3 ribu meter persegi untuk Dusun Karangwatu, meliputi 4 gang. Hampir 1 tahun ini kami kerjakan, baru menyelesaikan sekitar separonya.”
Pekerjaan yang sudah selesai adalah menghias tembok sepanjang 43 meter di gang 1, Dusun Karangwatu. Tema mural wayang yang diangkat adalah kisah lahirnya Wisanggeni.
Proyek yang sedang dikerjakan saat ini adalah melukis tembok di depan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Muntilan. Pada tembok tersebut dilukis mural wayang wahyu yang mengambil cerita dari Injil.
Baca Juga: Adidas Minta Maaf Usai Sebut Wayang Kulit dari Malaysia
Iswanto punya angan-angan menjadikan Dusun Karangwatu sebagai kampung mural wayang. Semua tembok kosong akan dihias mural bertema wayang kulit.
“Rencana dalam angan-angan saya nanti akan kami respon sebagai media mural wayang. Karena disana (Jalan Raden Santri) ada tembok yang lebar-lebar. Akan lebih khas lagi karena temboknya gede, otomatis muralnya akan lebih kolosal.”
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Usai OTT Bupati Sudewo, Pelayanan Publik di Kabupaten Pati Dipastikan Kondusif
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas 4 Halaman 132: Panduan Belajar Efektif
-
Peringati HUT Ke-12, Semen Gresik Gelar SG Fun Run & Fun Walk di Area Greenbelt Pabrik Rembang
-
5 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Pati yang Menjerat Bupati Sudewo
-
OTT Bupati Sudewo, Gerindra Jateng Dukung Penuh Penegakan Hukum dari KPK