“Saya berulangkali bilang sama mereka, tidak perlu pekewuh kalau Pak Rudy ikut resik-resik. Saya lakukan itu dengan ikhlas, bukan untuk merecoki pekerjaan njenengan [petugas kebersihan],” ujar Rudy yang sempat enggan menceritakan kesehariannya kepada Solopos.com.
Sosok pendidik sejati semakin lekat pada diri Rudy dengan sikapnya yang humanis. Meski sempat mengenyam pendidikan militer, dia selalu mengutamakan pendekatan personal pada anak didiknya yang memiliki masalah. Alih-alih memberi hukuman, Rudy tak segan memberi penghargaan bagi siswa yang mengakui kesalahannya.
Pehobi burung ini juga kerap melakukan home visit untuk mengurai masalah siswa. Pagi itu Rudy sempat meluncur ke rumah siswa di Nogosari, Boyolali, karena anak itu tidak menghadiri tes. “Ternyata ada problem keluarga. Alhamdulillah bisa langsung diselesaikan dan anak bisa ikut ujian.”
Dia meyakini seorang pendidik harusnya tak terbatas jam kerja dalam memberi layanan. “Ini masa-masa rawan bagi siswa karena pengawasan berkurang selama pandemi. Butuh guru berdedikasi untuk menghasilkan sosok siswa tangguh dan mandiri di masa depan,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin