SuaraJawaTengah.id - Siapa yang tidak tahu Nepal Van Java. Destinasi wisata unik di lereng Gunung Sumbing tepatnya di Dusun Butuh Desa Temanggung, Magelang ini memang sedang hits di kalangan pelancong.
Daerahnya yang berada di pegunungan menawarkan pemandangan alam yang luar biasa. Rumah-rumah penduduk yang ada di perbukitan dicat berwarna-warni sehingga terlihat cantik. Karena bentuk rumah warga unik itu, Dusun Butuh dikenal dengan sebutan Nepal Van Java.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sudah beberapa kali berkunjung ke dusun itu. Terakhir, Ganjar bersepeda menuju Nepal Van Java dalam acara Tour de Borobudur pada awal November lalu.
Saat mengikuti ajang Borobudur Marathon, Minggu (28/11/2021), Ganjar memberikan bantuan pada masyarakat Nepal Van Java. Untuk mempercantik daerah itu, Ganjar memberikan bantuan 2 ton cat yang diserahkan langsung kepada Kades Temanggung, Lilik Setiawan.
"Ini bisa dimanfaatkan ya, untuk mempercantik Nepal Van Java. Biar lebih warna-warni, kalau difoto pasti tambah bagus," kata Ganjar.
Namun tak hanya fisik, ganjar juga berpesan pada Kades Temanggung agar melakukan penataan lainnya. Diantaranya meningkatkan pelayanan, kebersihan dan keramahan pada wisatawan.
"Kalau bisa masyarakat diajari, kamar-kamar mereka ada yang bisa dijual sehingga wisatawan bisa menginap di sana. Lakukan pelatihan, kalau butuh modal bisa minta Bank Jateng. Pelayanan ditingkatkan, jangan lupa kebersihannya harus dijaga," ucapnya.
Sementara itu, Kades Butuh, Lilik Setiawan mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan itu merupakan bentuk perhatian dari Ganjar Pranowo untuk membuat Nepal Van Java lebih cantik lagi.
"Tapi tadi pak Ganjar juga berpesan, tidak hanya fisiknya saja yang diperbaiki, tapi peningkatan pendukung lainnya. Termasuk pelayanan, keramahan, kebersihan dan lainnya agar wisatawan semakin nyaman," katanya.
Baca Juga: Soal Capres 2024, Projo Tunggu Titah Jokowi: Puan Komplet, Ganjar Keren dan Marketable
Bantuan dua ton cat itu lanjut Lilik akan digunakan untuk mempercantik Nepal Van Java. Sebab selama ini, masih banyak rumah warga yang belum dicat.
"Karena secara jumlah, dusun kami itu luas dan rumah warga banyak. Jadi selama ini ada yang belum kebagian semua. Insyaallah dengan bantuan ini, seluruh rumah warga di sana bisa dicat agar semakin cantik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Tim Gabungan Sita 2.188 Batang Rokok Ilegal di Wonosobo
-
Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya
-
Geger Keracunan MBG, BGN dan Pemkab Pati Evaluasi 172 Dapur SPPG
-
Makan Bergizi Gratis Berujung Petaka di Pati: Makanan Datang Telat, Ratusan Siswa Keracunan
-
Warga Jateng Merapat! Pembukaan MTQ Nasional 2026 di Simpang Lima Semarang Dibuka untuk Umum