SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berkomitmen untuk membangkitkan kembali geliat ekonomi dan pariwisata di wilayah ibu kota Jawa Tengah, pasca berstatus PPKM Level 1. Namun, tentu saja hal itu tidak mudah.
Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi ini pun menyambut positif mulai digelarnya berbagai kegiatan di wilayahnya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya adalah Casytha Manahadap Road Race 2021 yang diselenggarakan pada tanggal 27 sampai 28 November 2021.
Di sisi lain, dengan digelar di Sirkuit Mijen, Kota Semarang, Hendi sendiri berharap Casytha Manahadap Road Race 2021 juga dapat memantik kegiatan - kegiatan lainnya dapat digelar di sirkuit balap milik Pemerintah Kota Semarang tersebut.
Untuk itu dia pun secara khusus berterima kasih kepada anggota DPD RI, Casytha Arriwi Kathmandu yang telah menginisasi kegiatan road race di sirkuit Mijen.
"Terima kasih kepada Mbak Casyta yang menggelar event di Kota Semarang. Dan harapannya semua lancar dan ama, sehingga bisa kembali digelar tahun depan," ungkap Wali Kota Semarang itu di Sirkuit Mijen, Kota Semarang, Minggu (28/11/2021).
"Selamat bertanding, terus semangat untuk mencetak prestasi," imbuhnya.
Sementara itu, Hendi sendiri juga tak lupa menekankan kepada seluruh panitia, peserta, official, juga penonton untuk dapat menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sehingga Casytha Manahadap Road Race 2021 dapat menjadi contoh penyelenggaraan even olah raga yang aman saat pandemi.
Lebih lanjut, Hendi juga berharap sirkuit Mijen dapat kembali ramai digunakan untuk event balap nasional maupun internasional, sebagaimana saat tahun 2018 lalu sukses menggelar Trial Game Asphalt atau supermoto dan konser musik artis internasional.
Dirinya optimis Sirkuit Mijen memiliki daya tarik tersendiri sebagai lokasi penyelenggaran kegiatan balap dengan panorama Gunung Ungaran.
Baca Juga: Jakarta PPKM Level 1, Ibu Kota Kembali Dilanda Macet Seperti Sebelum Pandemi
Dibangun di atas lahan seluas 5,1 hektar, selain memiliki panjang lintasan 2,7 km, serta lebar lintasan sekitar 10-14 meter, yang kesemuanya telah memenuhi standar penyelenggaraan kegiatan balap, baik tingkat nasional maupun internasional.
Banyak pembalap pun juga memuji karakteristik Sirkuit Internasional Mijen ini karena lintasan miring atau chamber Sirkuit Mijen yang memberikan rasa aman bagi para riders.
Adapun ajang balap motor yang digelar selama dua hari, sejak Sabtu lalu menarik minat pembalap nasional. Tidak main main, pebalap papan atas dan tim Nasional turun gunung untuk memanaskan persaingan. Salah satunya peraih medali emas di Pon Papua, Gupoto Kresna Wardhana.
Persaingan di event ini memanas selain datangnya tim dan mekanik papan atas, pebalap-pebalap Nasional juga memanaskan persaingan.
Pembalap pemula sampai pembalap berpengalaman di tingkat Nasional terlihat banyak yang turut serta meramaikan event balap Casyta Manahadap Road Race 2021 tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!