SuaraJawaTengah.id - Mi ongklok dan Carica adalah kuliner khas Kabupaten Wonosobo, yang memiliki citarasa yang unik.
Tak ayal, kedua kuliner tersebut berhasil menyabet predikat Kabupaten Kreatif 2021 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
Mi ongklok adalah kuliner berbahan dasar mi rebus khas kota Wonosobo. Mi rebus ini dibuat dengan menggunakan kol, potongan daun kucai.
Mi tersebut kemudian disiram kuah kental dari tepung kanji yang disebut loh. Mi ini banyak dijajakan di berbagai warung, rumah makan, maupun dijajakan keliling memakai gerobak di kota tersebut.
Sementara carica sering disebut juga sebagai pepaya gunung karena bentuk pohon dan buahnya yang sangat menyerupai pepaya. Hanya saja ukuran buahnya lebih kecil dan batang pohonnya bisa bercabang.
Buah yang hanya bisa hidup di dataran tinggi 1.500-3.000 meter di atas permukaan laut itu memiliki cita rasa asam dan aroma wangi yang khas. Daging buahnya dipercaya baik bagi kesehatan pencernaan.
Carica tersebut kemudian dibuat manisan segar dalam kemasan cup yang biasa menjadi oleh oleh khas ketika berkunjung ke kota Wonosobo.
Berkat dua kuliner tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo menerima penghargaan prestisius skala Nasional pada ajang Puncak Penetapan Kabupaten/Kota (KATA) Kreatif Tahun 2021 yang digelar di Swissbellroom Samarinda Kalimantan Timur, Selasa (30/11/2021).
Wakil Bupati, Muhamad Albar yang menerima anugerah KATA Kreatif langsung dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno mengaku bersyukur dan bangga upaya dan kerja keras Pemkab Wonosobo mengembangkan ekonomi kreatif, khususnya pada sub sektor kuliner Carica dan Mie Ongklok, mendapat apresiasi dari Pemerintah pusat.
Baca Juga: 4 Makanan Khas Jawa yang Punya Rasa Istimewa, Nyesel Kalau Belum Pernah Cicip
Melalui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Agus Wibowo yang turut mendampingi, Wabup menyebut kunci utama keberhasilan pada ajang KATA Kreatif ada pada kolaborasi antar elemen ekraf yang terdiri dari 5 unsur ABCGM.
“Upaya kolaboratif antara elemen ABCGM, atau Academic Bussines Community Government and Media ini menjadi kunci pokok pencapaian dan keberlanjutan pengembangan ekonomi Kreatif di Wonosobo,” tutur Agus ketika dihubungi melalui sambungan telpon seusai penerimaan penghargaan.
Rantai proses ekonomi kreatif yang meliputi proses kreasi, produksi, distribusi, konsumsi dan konservasi, diakuinya sangat membutuhkan upaya kolaborasi antar stakeholders.
Setelah diterimanya anugerah Kata Kreatif, Agus menyebut pihaknya akan berupaya menggandeng para pelaku Ekraf untuk bergandeng tangan dan berkolaborasi untuk mewujudkan Wonosobo Maer, sekaligus menyambut ajakan Kementerian Parekraf RI yang ingin mendorong terwujudnya gerakan 3G.
Gerakan 3G, atau Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama) dan Gas Pol (Garap potensi Lokal), menurut Agus merupakan implementasi dari program pengembangan KaTa Kreatif untuk menggali, memanfaatkan, menumbuh kembangkan, mengelola, dan mengkonservasi kreativitas serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya untuk mengembangkan potensi lokal.
Pada ajang KATA Kreatif Tahun 2021, Agus menyebut Kementerian Parekraf RI menetapkan 11 kabupaten kota kreatif se Indonesia. Kabupaten Wonosobo ditetapkan sebagai KaTa Kreatif 2021 pada sub sektor Kuliner.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api