SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan maut yang mengakibatkan korban jiwa terjadi di Jalan Pantura - Semarang, Kecamatan Sayung, Jawa Tengah yang melibatkan bus mini memakan korban jiwa. Sampai saat ini, korban jiwa dari kecelakaan tersebut berjumlah tiga orang.
Anggota Pasukan Khusus Pemakaman (Paskuman) Dinkes Demak, Zanari mengatakan, sampai saat ini beberapa korban sudah dibawa ke RSUD SUKA Demak dan RSI Sultan Agung Semarang.
"Ada penambahan korban yang meninggal ada tiga orang," jelasnya, Rabu (8/12/2021).
Zenari menjelaskan, saat ini semua korban sudah dievakuasi. Dia menerima laporan terjadi kecelakaan tersebut sekitar jam 6.37 pagi. Berdasarkan informasi yang dia dapat, bus tersebut saat kejadian melaju dengan kecepatan tinggi.
"Hingga bus tersebut melompati ke median jalan," katanya.
Sampai saat ini dia belum bisa menghitung soal jumlah korban yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut. Dia menduga, bus saat kejadian berkecapatan tinggi. Hal itu menyebabkan bus tersebut oleng dan menabrak pembatas.
Sementara itu, salah satu pengendara, Anang mengaku sempat melihat kecelakaan tersebut ketika dia hendak bekerja ke Semarang. Saat itu, bus tersebut sudah oleh dan tergeletak beberapa orang di sekitarnya.
"Saat saya lihat sudah banyak orang yang tergelatak," paparnya.
Hal itu menyebabkan kemacetan yang cukup panjang. Karena kejadian tersebut dia terpaksa telat masuk kerja. Saat itu, dia melihhat beberapa petugas sudah mulai mengevakuasi bus dan penumpang yang terlibat kejadian tesebut.
Baca Juga: Lawan Pencuri Ikan, Mbah Minto Warga Demak Malah Dituntut 2 Tahun Penjara
"Saya tak melihat lama, hanya lewat saja. Namun sudah ada petugas yang evakuasi," imbuhnya.
Sebelumnya, kecelakaan terseut viral di mesia sosial. Salah satu akun yang memposting kecelakaan tersebut adalah @portalsemarang. Sampai saat ini, postingamm tersebut sudah dilihat ribuan orang..
"Info awal kronologi salah satu bus melajur dari Semarang menghindari sebuah motor, naas bus oleng lalu nabrak dan pemmbatas. Beberapa korban MD," tulis akun tersebut.
Postingan tersebut langsung banyak dikomentari oleh warganet. Sampai saat ini sudah ada ratusan wargaannet yang memenuhi kolom komentar akun tersebut. Sebagian ada yang merasa ngeri dengan kejadian terebut dan yang lain bertanya soal kronologis keccelakaan tersebut.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain