SuaraJawaTengah.id - Indonesia kembali diuji dengan berbagai bencana alam di beberapa wilayah di Indonesia. Sabtu (4/12/2021) lalu erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur menimbulkan kerusakan infrastruktur hingga korban jiwa.
Peristiwa ini menggugah JNE untuk segera bergerak untuk memberikan bantuan. Rabu (8/12) bertempat di Lobby Grand Studio Metro TV JNE menyerahkan donasi senilai Rp 100.000.000 kepada Dompet Kemanusiaan Media Grup (DKMG). Donasi ini akan digunakan untuk pembuatan dapur umum korban Erupsi Gunung Semeru.
Bantuan donasi diserahkan langsung oleh M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE dan diterima oleh Ali Sadikin Ketua Yayasan Dompet Kemanusiaan Media Group. Dalam waktu yang bersamaan, dilakukan serah terima pengiriman bantuan peralatan kesehatan yang akan di distribusikan JNE ke Puskesmas Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur.
Disamping itu JNE memberikan kemudahan pengiriman barang-barang bantuan dari masyarakat di seluruh Indonesia untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru.
Melalui program JNE Peduli Bencana Semeru, JNE menggratiskan biaya kirim bantuan. Adapun ketentuan pengiriman bantuan tersebut, yaitu: berat kiriman maksimal 10 kg per kiriman, maksimal 5 kiriman per pengirim, tidak berlaku untuk pengiriman makanan basah, mudah busuk, cairan dan pakaian.
Pengiriman bantuan bencana alam ini dapat disalurkan melalui Posko Bencana Kantor Cabang Utama JNE Probolinggo (tidak dapat dikirim ke alamat pribadi ). Program ini berlaku mulai 8-13 Desember 2021 di seluruh Kantor Cabang Utama JNE di Indonesia.
Eri Palgunadi, VP of Marketing JNE, mengatakan, “Program JNE Peduli Bencana merupakan wujud komitmen JNE untuk terus berkontribusi dalam memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, sesuai dengan semangat “Connecting Happiness” yang menjadi tagline JNE. Harapannya melalui program ini dapat meringankan saudara-saudara kita yang saat ini menjadi korban bencana di Lumajang Jawa Timur.”
Putra Cahyadhi M, Kepala Cabang JNE Probolinggo menjelaskan, sejak bencana erupsi melanda Lumajang, Jawa Timur, JNE Probolinggo dan JNE Lumajang langsung bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat.
Salah satunya adalah berkoordinasi dengan Posko Induk dan memusatkan bantuan JNE di Posko Pengungsian Utama Desa Penanggal. Selain tim JNE juga bekerjasama dengan jaringan Gusdurian untuk menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, sembako, tikar, selimut, makanan siap saji dan diapers yang langsung dibagikan untuk warga terdampak erupsi.
Baca Juga: Duh! Ikut Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Mobil Tim SAR UNS Solo Tertimbung Lahar Dingin
Putra menambahkan bahwa bantuan akan terus berlanjut mengingat kondisi korban yang masih memprihatinkan di beberapa wilayah.
“Sinergi yang baik, dukungan dan kerjasama baik dengan pemerintah, komunitas maupun lembaga-lembaga lainnya akan sangat membantu dalam penyaluran bantuan dengan cepat untuk para korban yang tekena dampak bencana alam saat ini”, pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
Terkini
-
Er Deva Kembali ke Kendal Tornado FC, Bawa Pengalaman dari Timnas Indonesia U-20
-
Trauma dengan MBG, Siswa di Pati Cerita Diare 5 Kali, Kepala Pusing hingga Mimisan Usai Makan
-
Perluas Inklusi Keuangan Nasional, BRI Tegaskan Komitmen Dukung Presiden Prabowo
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG