SuaraJawaTengah.id - PSIS Semarang resmi melepas Imran Nahumarury yang mundur sebagai pelatih usai putaran pertama BRI Liga 1 2021/2022 selesai.
Mantan pemain Persija Jakarta itu resmi mengajukan surat pengunduran diri pada Sabtu (18/12/2021) dan telah diterima manajemen tim Laskar Mahesa Jenar.
PSIS Semarang sementara ditangani asisten pemain Achmad Resal dan pelatih kiper I Komang Putra. Manajemen belum menunjuk sosok pelatih kepala baru.
Meski demikian, rumor berhembus jika PSIS Semarang bakal kembali menggunakan jasa Dragan Djukanovic yang sebelumnya mundur sebelum kompetisi.
Baca Juga: Putaran Kedua, PSIS Semarang Incar Pemain Asing dari Liga Vietnam
Selain sosok asing, PSIS Semarang bisa memaksimalkan peran pelatih lokal sebagai juru taktik anyar.
Berikut 3 nama yang kemungkinan menjadi pelatih baru PSIS Semarang versi Suarajawatengah.id.
1. Joko Susilo
Joko Susilo diketahui masih berstatus free atau tanpa klub usai perjuangan bersama PSG Pati di pentas Liga 2 2021 selesai.
Pelatih asal Cepu, Kabupaten Blora itu terkenal dengan sosok tegas dan lugas dalam meracik tim, terutama para pemain muda.
Baca Juga: Putaran Kedua Liga 1, PSIS Semarang Targetkan Finish 5 Besar dan Meluncur ke IPO
Kebetulan, PSIS Semarang banyak dihuni pemain muda yang didatangkan dari akademi sendiri maupun dari luar.
Joko Susilo pernah membawa Arema FC juara Liga Super Indonesia edisi 2009/2010 sebagai asisten pelath. Dia kemudian menjadi pelatih kepala Arema FC, asisten pelatih Timnas Indonesia, pelatih Persik Kediri dan terakhir bersama PSG Pati.
2. Djajang Nurdjaman
Djajang Nurjaman telah mengakhiri kerja sama dengan Barito Putera.
Mundurnya sosok yang akrab dispa Kang Djanur itu kemungkinan besar karena rentetan hasil buruk Laskar Antasari di Liga 1 2021/2022.
Dari 17 laga yang dilakoni, Barito Putera hanya memetik empat kemenangan dan tiga kali imbang.
Meski demikian, Djajang Nurjaman merupakan pelatih berpengalaman di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Djanur merupakan salah satu pelatih terbaik di Indonesia saat ini. Ia pernah juara sebagai pemain, asisten pelatih dan pelatih
Dalam gelaran Liga Super Indonesia musim 2014, Djanur mencetak sebuah prestasi tinggi kala mengantarkan Persib Bandung menjadi juara.
3. Dragan Djukanovic
Nama terkhir yang menjadi calon kuat pelatih PSIS Semarang adalah Dragan Djukanovic. Sosoknya tentu bukan asing lagi bagi keluarga besar tim Laskar Mahesa Jenar.
Dragan dinilai mampu membangun pondasi oke PSIS perpaduan antara pemain muda dan tua. Terbukti PSIS Semarang sempat tampil impresif di Liga 1 2020 sebelum akhirnya hanya berjalan tiga pekan karena adanya penundaan akibat pandemi Covid-19.
Pelatih berkebangsaan Montenegro itu mengundurkan diri beberapa pekan jelang kick off BRI Liga 1 2021/2022.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Tanpa Gustavo Almeida, Persija Jakarta Hadapi Madura United FC di Bangkalan
-
Anco Jansen: Indonesia Negara Sangat Miskin
-
Dear Jakmania! Persija Kibarkan Bendera Putih untuk Jadi Juara BRI Liga 1
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara