SuaraJawaTengah.id - Harga kebutuhan pokok melambung tinggi jelang perayaan natal dan tahun baru (nataru) 2022. Hal itu menjadi perhatian sejumlah pihak, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo mengatakan ada lima komoditas bahan pokok yang menjadi perhatian tim pengendali inflasi daerah untuk segera diselesaikan.
"Tadi pagi saya berkeliling ke tiga pasar, ternyata ada kenaikan (harga) minyak goreng, telur, ayam, cabai setan, terus kemudian bawang merah. Itu lima komoditas yang hari ini menjadi perhatian. Kita akan koordinasikan agar tim pengendali inflasi daerah segera bekerja," kata Ganjar, Kamis (23/12/2021).
Sebelumnya Ganjar turun langsung memantau harga bahan pokok di pasar sambil bersepeda. Ada tiga pasar di Kota Semarang yang didatangi, yaitu Pasar Wonodri, Pasar Kanjengan, dan Pasar di kawasan Jalan Prembaen.
Dari pantauan di tiga pasar itu diketahui lima komoditas bahan pokok itu mengalami kenaikan harga yang relatif tinggi. Misalnya harga cabai setan yang harganya melonjak sampai sekitar Rp80 ribu per kilogram.
"Cabai Rawit Setan sekarang Rp80 ribu (per kg), biasanya cuma Rp20 ribu, langsung melonjak. Cabai hijau dan merah juga naik. Bawang merah juga. Lainnya yang juga naik itu ayam potong, telur, dan minyak goreng," ujar hampir setiap pedagang maupun pembeli yang ditemui Ganjar di pasar.
Terkait kenaikan harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kota Semarang itu, Ganjar mengatakan sudah dikoordinasikan dengan Wali Kota Semarang. Kenaikan harga bahan pokok itu juga segera dikomunikasikan dengan Kementerian terkait agar segera bisa diselesaikan dan harga bahan pokok kembali terkendali.
Selain itu, Ganjar juga sudah siap untuk melakukan operasi pasar apabila kondisi harga bahan pokok di pasar belum juga terkendali.
"Nanti kami akan coba komunikasi dengan kementerian yang ada di pusat agar soal ini bisa segera kita selesaikan. Khususnya yang agak lama ini adalah minyak goreng maka kalau tidak nanti kita akan lakukan operasi pasar saja," katanya.
Baca Juga: Varian Omicron Belum Ditemukan di Jateng, Ganjar: Kita Mesti Waspada
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas