SuaraJawaTengah.id - Pemain tim nasional (Timnas) Indonesia mulai kembali ke klub masing-masing, usai berlaga di Piala AFF 2020.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong meminta para pemainnya untuk memaksimalkan waktu istirahat agar tak cedera ketika bermain di liga.
"Jika istirahat tidak bagus, pemain rawan cedera," ujar Shin dikutip dari ANTARA di Jakarta, Kamis (7/1/2022).
Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, saat ini anak-anak asuhnya dalam kondisi letih secara fisik dan mental.
Hal tersebut karena skuad "Garuda" menjalani aktivitas padat sepanjang November sampai Desember 2021. Ketika itu, timnas Indonesia menjalani pemusatan latihan (TC) di Turki, dilanjutkan dengan mengikuti Piala AFF 2020 di Singapura.
Kegiatan baru selesai pada 1 Januari 2022, di mana Indonesia menghadapi laga leg kedua final Piala AFF 2020 kontra Thailand. Hasil seri 2-2 pada laga itu membuat Indonesia kalah agregat 2-6 dan berhak atas peringkat kedua (runner up) turnamen.
Setelah itu, Evan Dimas dan kawan-kawan kembali ke Tanah Air dan melaksanakan karantina selama lima hari hingga Kamis (6/1).
Masa karantina dipercepat atas persetujuan Satgas Penanganan COVID-19, tidak mengikuti aturan pemerintah Indonesia yaitu minimal 10 hari, lantaran semua pemain timnas berada dalam sistem gelembung (bubble) selama Piala AFF 2020 di Singapura dan mengikuti tes usap PCR satu kali setiap tiga hari. Nantinya, para pemain juga berada dalam "bubble" di Liga 1 Indonesia 2021-2022.
Ketika berada di klub, Shin Tae-yong berharap para pemain timnas Indonesia bisa menjadi contoh bagi rekan-rekannya yang lain.
Baca Juga: Tugas Bersama Timnas Indonesia Berakhir, Witan Sulaeman Ingin Fokus di Lechia Gdansk
"Harus bisa memperlihatkan perilaku terbaik," kata pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal
-
Semen Gresik Gaungkan Empowering Futures sebagai Landasan Pertumbuhan dan Keberkelanjutan