SuaraJawaTengah.id - Sebuah video tawuran di Kabupaten Kudus vira di media sosial. Video itu menggambarkan pria membawa samurai di keributan orkes dangdut di Kudus.
Video tawuran itu diunggah di akun Instagram @palagan_news. Dalam video itu merekam pria membawa samurai dengan ukuran cukup panjang.
"Dalam video, tampak seorang pria memakai kaos berwarna merah dan memakai topi berada dalam sebuah keributan. Ia membawa sebilah samurai di tangan kanannya. Kemudian pria tersebut memanjat pagar. Ia tampak seperti mengintai seseorang, namun sejumlah orang menghadang pria tadi dan memeganginya," tulis akun tersebut yang dikutip Jumat (7/1/2022).
Dari unggahan tersebut, peristiwa tawuran disebutkan terjadi di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus pada Rabu (5/1/2022) malam.
Kapolsek Dawe, AKP Hadi Nur Cahyo saat dikonfirmasi membenarkan isi video tersebut. Dia menyebutkan itu merupakan kegiatan orkes dangdut di Desa Ternadi.
Hadi mengatakan, kegiatan itu merupakan inisiatif pemuda di Desa Ternadi. Namun, kegiatan orkesan itu tidak berizin. Apalagi saat ini masih ada pandemi Covid-19.
“Kemarin malam ada yang orkesan. Terus kami kirimkan Bhabinkamtibmas,” terangnya.
Namun, lanjutnya, saat aparat kepolisian tiba di lokasi, masyarakat mau untuk membubarkan diri.
“Setelah bubar, warga kembali ke rumah masing-masing,” katanya, Kamis (6/1/2022).
Baca Juga: Duh! Sepanjang 2021, Kasus Perjudian Mendominasi di Kabupaten Kudus
Dia melanjutkan, pada Kamis (6/1/2022) pagi pihaknya sudah memanggil beberapa pihak terkait.Mulai dari pria yang membawa samurai sampai penyelenggara kegiatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Kritik Jalan Rusak di Jateng Dinilai Salah Sasaran, Pemerhati Pembangunan: Jangan Fomo karena Viral
-
Ahmad Luthfi Realokasi Rp200 Miliar untuk Percepat Perbaikan Jalan Rusak di Jateng
-
Krisis Ladang Tani hingga Demam AI Global Jadi Biang Kerok Inflasi Jawa Tengah Mei 2026
-
Di Ambang Putus Sekolah, Ribuan Anak Miskin Jateng Diselamatkan Program Sekolah Kemitraan
-
Tegas! Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Anggaran Diprioritaskan untuk Perbaiki Jalan Berlubang