SuaraJawaTengah.id - Sosok Habib Bahar bin Smith belakangan ini memang tengah ramai diperbincangkan publik. Menyusul Habib Bahar resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Ulama berusia 36 tahun itu jadi tersangka kasus terjerat kasus menyebarkan informasi bohong ketika sedang ceramah di Kabupaten Bandung.
Sebelumnya, Habib Bahar juga kerap menuai kritik publik. Hal itu karena ceramahnya kerap mengandung unsur provokatif atau ujaran kebencian kepada seseorang.
Rupanya Habib Bahar sendiri dalam unggahan video di kanan YouTube BRIGADE ULAMA pernah mengakui jika ceramahnya memang untuk menebar kebencian.
"Bahar bin Smith menebar kebencian itu adalah hal yang benar," ucapnya.
Namun, Habib Bahar meluruskan bahwa menebar kebencian yang ia maksud untuk memerangi kemungkaran dan ketidakadilan para pemimpin negeri.
"Menyebarkan kebencian kepada kedzaliman, kepada ketidakadilan, kepada kemungkaran, kepada maksiat," sambungnya.
Lewat cara-cara seperti itulah, Habib Bahar bisa mengetahui siapa saja pelaku atau para pemimpin yang tidak berbuat adil kepada rakyatnya.
"Sehingga ketika ada orang yang merasa tersinggung, berarti dia pelaku kedzaliman dan ketidakadilan itu," jelasnya.
Baca Juga: Tak Gentar Lawan Habib Bahar dan Rizieq Shihab, Politisi PDIP: Kami Damai Kalian di Dalam
Unggahan video tersebut pun sontak menuai sorotan warganet. Tak sedikit dari mereka yang mendukung cara berdakwah Habib Bahar tersebut.
"Orang munafik bakal panas dengar ini," tutur akun Habibi Sapu**.
"Lanjutkan bib, takbir!!!," seru akun Abdul Gho**.
Kendati demikian, tak sedikit juga beberapa warganet yang tidak menyukai cara berdakwah Habib Bahar karena terlalu provokatif dan bisa menyebabkan perpecahan.
"Maksiat itu kita rubah secara baik-baik, kita dekati secara halus dan lama-kelamaan bakal insaf. Ingat sekeras apapun batu akan hancur terkena air. Dakwah itu mengayomi," papar akun Diki Hartan**.
"Hei Bahar tau gak dampak dari mulutmu itu? Dapat mengakibatkan perselisihan antar umat Islam sendiri," ungkap akun Leo**.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
OTT Bupati Cilacap: Syamsul Auliya Rachman dan 26 Orang Diduga Terkait Proyek Daerah!
-
Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK: Harta Kekayaan Rp12 Miliar Jadi Sorotan
-
Detik-detik Penampakan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Usai OTT KPK, Sekda Bungkam
-
Mari Dapatkan Solusi Kredit Mobil dan EV Modern dari BRI KKB Melalui BRImo
-
Maknai Ramadan 1447 H, Semen Gresik Perkokoh Soliditas Karyawan Sekaligus Santuni Anak Yatim Piatu