SuaraJawaTengah.id - Pegiat media sosial Permadi Arya atau yang sering disebut Abu Janda mempersoalkan pria berjenggot membuang dan merusak sesajen di Kawasan Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur (Jatim).
Sebelumnya beredar sebuah video seorang pria berjenggot membuang dan menendang sesajen warga di Gunung Semeru di media sosial.
Belum jelas betul identitas pria tersebut. Namun Ia nampak berjenggot, memakai peci, kemudian mengenakan rompi hitam dan sarung abu-abu. Pada dada sebelah kirinya ada logo bendera Indonesia merah dan putih.
"Ini yang membuat murka Allah ya. Jarang sekali disadari bahwa inilah yang justru mengundang murka Allah. Hingga Allah menurunkan azabnya, Allahu Akbar," demikian pria dalam video itu sambil menunjuk dua nampan sesajen di bawahnya.
Setelah itu Ia membuang salah satu sesajen, sementara satunya ditendang ke bawah jurang.
Abu Janda pun bereaksi keras dengan sikap pria tersebu. "Banyak penganut agama Hindu juga aliran Kejawen di daerah erupsi Semeru. warga desa Sumbersari Pronojiwo, Lumajang baru saja ritual sedekah desa / ruwatan, sesajen mereka dibuang & ditendang sambil teriak Allahu akbar," tulisnya di akun instagram @permadiaktivis2.
Menurutnya muslim radikal yang seperti divideo tersebut bisa membahayakan Indonesia yang memiliki budaya tersendiri.
"Muslim radikal intoleran aliran ISIS seperti mereka inilah penyebab utama lahirnya islamophobia. Jangan salahkan jika ada ketakutan terhadap islam jika kelompok b****** bergamis macam mereka terus dibiarkan," tulis Abu Janda.
Baca Juga: Heboh Video Pria Buang dan Tendang Sesajen di Gunung Semeru, Sebut Bisa Undang Murka Allah
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Capratar Akpol Tewas Diduga Bunuh Diri Lompat dari Werving Hoegeng
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungan ke NTT, Relawan: Masyarakat Sudah Menunggu